Khawatir Corona di Demo Ciptaker, Iwan Fals: Gugat Aja ke MK

Khawatir Corona di Demo Ciptaker, Iwan Fals: Gugat Aja ke MK
Iwan Fals

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Aksi demo besar-besaran menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang berlangsung di beberapa daerah di Indonesia, dikhawatirkan musisi Iwan Fals.

Ia mengaku khawatir akan penularan Covid-19 di tengah demonstrasi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja tersebut. Karena itu, Iwan Fals mengimbau pihak yang kecewa agar mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

"Waduh saya belum baca UU itu, 1.000 halaman lebih katanya, tapi menurut saya kalau kecewa dengan Omnibus Law, gugat aja ke MK. Kalau demo kayak gini, serem pandeminya itu lo..." tulis Iwan di Twitter.

Iwan melontarkan pernyataan ini setelah dikritik sejumlah warganet karena mengimbau agar para demonstran berhati-hati ketika berunjuk rasa di tengah pandemi Covid-19.

"Demo Omnibus Law lawannya keputusan sah, tentara dan polisi, yang paling serem ya pandemi...ati2 ah..." tulis Iwan.

Setelah kicauan tersebut dibanjiri komentar warganet, Iwan kembali bersuara lewat Twitter. Meski tak menyebut langsung mengenai demo Omnibus Law, sebagian warganet menganggap Iwan sedang mengomentari para pengunjuk rasa.

"Gini lo, kalau mati sendiri, ya silahkan sajalah, tapi kalo 'ngajak-ngajak' orang lain, nah ini yang berabe. Orang lain kan berhak hidup. Iye kan kan kan kan..." tulis Iwan.

Aksi menolak Omnibus Law UU Ciptaker sendiri terjadi serentak di berbagai daerah, seperti Jakarta, Bandung, Bekasi, dan Tangerang.

Dari laporan kepolisian, terdapat 10 pedemo di depan Istana Negara yang dinyatakan reaktif Covid-19 dari hasil pemeriksaan rapid test.

Di wilayah-wilayah lain, sejumlah pedemo juga reaktif Covid-19. Di Tangerang, misalnya, belasan pedemo buruh menjalani isolasi mandiri usai dinyatakan reaktif.

Kementerian Kesehatan pun mengimbau agar peserta demo penolakan Omnibus Law tetap menaati protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19 yang memicu klaster baru. (Jo)