Olahraga

Khabib Mengaku Nyaris Menyerah saat Hadapi Poirier

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Khabib Nurmagomedov mengaku nyaris melakukan tap out ketika Dustin Poirier berhasil melakukan guillotine choke pada dirinya di ronde ketiga.

Poirier lebih sering tertekan ketika menghadapi Khabib dalam laga UFC 242. Namun ada satu momen ketika ia punya peluang untuk menang.

Pada ronde ketiga, saat Khabib mencoba melakukan take down , Poirier sukses melakukan guillotine choke dengan mencekik leher Khabib. Guillotine choke adalah teknik kuncian dengan mencekik leher lawan dalam kondisi berhadapan dan kepala lawan ada di bawah lengan.

Khabib berada di posisi sulit selama beberapa detik sebelum akhirnya ia bisa lepas dari kuncian tersebut. Khabib mengaku bahwa teknik Poirier tersebut membuat dirinya nyaris melakukan tap out.

“Satu-satunya momen ketika saya nyaris kalah adalah saat guillotine choke, guillotine choke Dustin sangat kuat,” kata Khabib seperti dikutip dari Express.

Poirier menyadari ia kurang memaksimalkan momen saat guillotine choke yang dilakukan olehnya membuat Khabib kesulitan.

“Dalam sisa hidup saya, saya pasti akan menengok ke belakang dan melihat momen itu, sekaligus menyayangkan mengapa saya tidak bergerak untuk memberikan tekanan yang lebih kuat,” ujarnya.

“Dengan begitu, Khabib tidak bisa berguling dan lepas dari tekanan,” ujar Poirier,”imbuhnya.

Setelah lepas dari guillotine choke yang dilancarkan oleh Poirier, Khabib sukses bergerak ke belakang Poirier dan kemudian melancarkan rear naked choke. Teknik submission tersebut membuat Poirier tak bisa bertahan dan akhirnya melakukan tap out.

Kemenangan Khabib tersebut membuat rekor Khabib di ajang Mixed Martial Arts (MMA) menjadi 28-0. Khusus untuk UFC, rekor Khabib adalah 12-0.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close