Khabib Hentikan Perseteruan dengan McGregor Setelah Sang Ayah Wafat

Khabib Hentikan Perseteruan dengan McGregor Setelah Sang Ayah Wafat

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Perseturuan antara Khabib Nurmagomedov dengan Conor McGregor dinyatakan berakhir. Wafatnya ayah Kabib, yakni Abdulmanap Nurmagomedov, menjadi momentum hubungan kedua petarung UFC itu kembali mereda.

Seperti kita ketahui, Khabib dan McGregor pernah bertarung di UFC 229 pada tahun 2018. Di pertarungan itu Khabib menang telak, namun yang terjadi setelahnya adalah cekcok, ketegangan, dan adu mulut antar kedua petarung.

Hampir dua tahun berlalu, ketegangan terus terjadi di antara keduanya, hingga ayah Khabib, Abdulmanap Nurmagomedov, meninggal dunia akibat virus corona. Pada saat itu lah McGregor bersimpati pada Khabib, mengirimnya ucapan duka, kemudian mendoakan ayah Khabib.

Khabib menyebut peristiwa itu telah mengubah cara pandangnya terhadap sosok McGregor. Menurut petarung asal Rusia itu, ada yang lebih penting dari persaingan, yakni urusan kemanusiaan. Dan hal itu telah diperlihatkan seorang McGregor.

“Selain urusan olahraga, ada juga hubungan antar-manusia. Saya setuju dengan McGregor,” kata Khabib dikutip The Sun, Sabtu (15/8/2020).

Soal persaingan yang lalu, kata Khabib, ia dan McGregor sudah berusaha meninggalkannya. Secara personal keduanya sudah saling memaafkan, meski tidak menutup kemungkinan perseteruan akan kembali muncul.

“Hidup sambil menyimpan dendam bukan sifat saya. Ayah saya juga tidak seperti itu, dan saya rasa saya tidak menyimpang terlalu jauh dari ayah,” kata Khabib.

McGregor adalah sosok petarung yang kontroversial. Pria asal Irlandia itu sering muncul di media sosial sambil minum alkohol, dan tak jarang mengumbar foto-foto telanjang bersama kekasihnya. Namun, di luar itu semua, McGregor juga aktif menggalang bantuan untuk memerangi virus corona.

Dengan harta kekayaannya, McGregor memberikan properti miliknya untuk disulap jadi rumah sakit. McGregor juga menyumbang uang dan membelanjakan hartanya untuk kebutuhan kesehatan warga seperti masker dan alat bantu pernapasan.