Politik

Ketua DPR Prihatin Anggotanya Kena OTT KPK

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Ketua DPR Bambang Soesatyo mengaku prihatin atas anggota DPR yang kembali kena operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Diduga KPK mencockok anggota DPR dari Komisi XI Fraksi Demokrat berinisial AS, pada Jumat malam.

“Padahal, saat ini DPR tengah berbenah diri untuk membangun citra dan kepercayaan masyarakat,” kata Bamsoet, Sabtu (5/5/2018).

Menurut Bamsoet tidak mudah mendorong 560 anggota DPR dari 10 partai politik dan berasal dari berbagai latar belakang untuk mengayunkan langkah bersama membangun citra dan menjaga marwah DPR.

“Saya berharap kasus OTT ini yang terakhir, mengingat kita sedang berbenah diri dan menjaga agar partai-partai yang kini berada di senayan tetap terjaga elektoralnya menjelang pemilu 2019,” ujarnya.

Sehingga bisa tetap bertahan pada periode 2018-2024 mesti ambang batas bagi partai politik kini meningkat 4 persen.

Seperti diketahui, sebagai pimpinan DPR yang baru Bamsoet tengah bertekad untuk segera mewujudkan DPR RI sebagai parlemen modern dan terpercaya. Tujuannya, agar DPR tidak kalah dengan parlemen negara lain serta tertinggal perkembangan jaman.

Berbagai perbaikan terus dilakukan untuk menuju Parlemen Modern sesuai dengan perkembangan dan kondisi era milenial saat ini.

“Tapi, saya masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari KPK mengenai identitas resmi anggota DPR yang terkena OTT dan dugaan yang bersangkutan telah melakukan apa. Apakah terkait permainan anggaran atau tidak?” katanya.

Mengenai status keanggotaan yang bersangkutan, keputusan ada di fraksi dan partai terkait. Sehingga terserahkan kepada fraksinya untuk melakukan tindakan.

Politisi Golkar itu.berpesan kepada anggota DPR agar fokus menyelesaikan tugas-tugas kedewanan yang hanya tinggal satu tahun.

Dimana memperjuangkan anggaran untuk daerah pemilihan (Dapil) merupakan tugas bagi anggota DPR. Ini sesuai dengan fungsi legislatif di bidang anggaran. Tetapi, yang tidak boleh adalah menerima sesuatu dari anggaran yang diperjuangkan tersebut.

Dalam pertemuan informal dengan para Ketua Fraksi DPR, Bamsoet selalu mendorong agar setiap ketua fraksi mengingatkan anggotanya tidak melakukan perbuatan tercela.

Membangun citra positif DPR tidaklah mudah. Mari bersama kita jaga amanah rakyat ini dengan bekerja sebaik-baiknya. Sehingga DPR bisa menjadi lebih berwibawa dan bermartabat. DPR punya tugas besar mengawal demokrasi dan pengawasan terhadap jalannya roda pemerintahan agar sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.

“Saya mendukung langkah KPK melakukan OTT untuk memberantas korupsi. Hanya saja, KPK juga mengedepankan upaya pencegahan,” pungkasnya.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close