Hukum

Ketua Dewas BPJS TK Dukung Proses Hukum Dugaan Pelecehan Seksual oleh Anggotanya

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Ketua Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan, Guntur Witjaksono, mendukung langkah dan proses hukum terhadap kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Syafri Adnan Baharudin (SAB), mantan anggota Dewan Pengawas BPJS,  terhadap Rizky Amelia (RA).

”Kami mendukung pihak berwenang untuk terus melanjutkan proses penyidikan agar kebenaran yang sesungguhnya dapat segera terungkap,” ujar Guntur di hotel Kartika Chandra Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Ia juga membantah bahwa Dewan Pengawas BPJS melindungi anggota Dewan BPJS, SAB yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap pegawai BPJS TK.

“Kami mendapati tudingan bahwa dalam kasus ini jajaran Dewas sengaja melindungi saudara SAB atas tuduhan asusila yang dialamatkan kepadanya. Kami sampaikan bahwa itu tidak benar,” tuturnya.

Sebelumnya, RA secara resmi melaporkan SAB ke Bareskrim Mabes Polri. RA datang didampingi oleh Ade Armando dan kuasa hukumnya, Heribertus. Heribertus menyatakan, setelah kemarin RA datang bertemu penyidik untuk konseling, hari ini secara resmi kliennya membuat laporan terhadap SAB.

BACA JUGA: Staf Dewas BPJS Ketenagakerjaan Laporkan Dugaan Pemerkosaan ke Bareskrim Polri

“Pasalnya adalah mengenai perbuatan cabul yaitu lebih tepatnya Pasal 294 ayat 2. Intinya di pasal itu adalah pejabat yang melakukan perbuatan cabul terhadap bawahannya seperti itu. Dan secara resmi tadi kami sudah buat laporan,” kata Heribertus.

Tak lama berselang, gantian Syafri Adnan Baharudin melaporkan Rizky Amelia ke polisi.

“RA kita laporkan ke polisi, yang bersangkutan patut diduga telah mencemarkan nama baik klien kami kemudian secara elektronik memposting baik di Whatsapp statusnya maupun di facebook,” ujar Kuasa Hukum Syafri, Memed Adiwinata, di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (7/1/2019).

BACA JUGA: Mantan Dewas BPJS TK Polisikan Rizky Amelia dan Ade Armando

KOMENTAR
Tags
Show More
Close