Hukum

Keterangan Aulia Kesuma ‘Mencla Mencle’

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Aulia Kesuma (AK), dalang pembunuhan Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54 ) dan Adi Pradana alias Dana (23) saat ini menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya. Namun, keterengan yang disampaikan Aulia berbelit-belit dan tidak konsisten.

“Kan kemarin tersangka AK sudah diserahkan ke Polda Metro Jaya tentu kita akan memeriksa karena keterangan AK tidak konsisten,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Jakarta, Minggu (1/9/2019).

Argo juga menyebut pihaknya akan memadukan keterangan tersangka lain dalam kasus pembunuhan ini. Oleh sebab itu, nantinya pihaknya menggelar prarekonstruksi dan rekonstruksi.

“Tidak konsisten ya tentunya keterangan semua tersangka kita padukan, tersangka eksekutor, tersangka A dan S, tersangka yang GK itu, dengan tersangka AK. Semua keterangan enggak satu satu kita percaya, kan gitu. Tapi semua keterangan itu kita padukan. Makanya nanti ada namanya pra rekontruksi dan rekontruksi. Itu semua peran akan terlihat terbaca di sana,” bebernya.

Tak menutup kemungkinan Aulia akan menjalani pemeriksaan psikologi jika penyidik Polda Metro Jaya memerlukan hal itu.

“Ya nanti tentunya kalau memang dibutuhkan penyidik akan kita lakukan ya,” katanya.

Keterangan Aulia yang tidak konsisten dan berbelit memang sempat membuat adanya data yang simpang siur. Pertama soal usia Aulia.

Semula Aulia disebut merupakan kelahiran 1984 dengan usia 35 tahun. Setelah diperiksa lebih dalam, rupanya usia Aulia sudah 45 tahun.

Kedua, soal status Geovanni Kelvin. Sebelumnya, Aulia menyebut Kelvin merupakan anaknya. Bila dibandingkan usia Aulia 35 tahun dan Kelvin 25 tahun sebagai ibu dan anak, hanya terpaut 10 tahun.

Belakangan diungkap Kelvin merupakan keponakan Aulia. Setelah didalami lagi, Aulia akhirnya mengakui Kelvin merupakan anaknya.

Kejanggalan soal jarak usia keduanya terpatahkan setelah data terbaru menunjukkan Aulia sudah berusia 45 tahun.

Kasus pembunuhan terhadap Pupung dan Dana terungkap dari penemuan dua mayat dalam keadaan hangus di dalam mobil di Jalan perlintasan Cidahu-Parakansalak, Kampung Bondol, Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Sebelum dibakar, kedua korban diduga diculik dan dibunuh pada Minggu (25/8) di rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close