Kesehatan Anggota Persit yang Terpapar Covid-19 Dipantau KSAD Andika Perkasa

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Untuk memantau setiap kegiatan dalam penanganan Covid-19, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa teleconference bersama sejumlah perwira dari RSPAD, Dankodiklatad, Dansecapaad, Danpusdikom, serta seluruh Kakesdam dan Kazidam di Markas Besar TNI AD (Mabesad), Jakarta Pusat.

Dalam paparannya di depan KSAD, Aslog KSAD, Mayor Jenderal TNI Jadi Iswanto menuturkan, seluruh alat terkait pembangunan Laboratorium PCR di minggu pertama bulan Agustus semuanya sudah terkirim.

“Kemudian dari 35 rumah sakit yang sudah dibangun ataupun direnovasi hanya tinggal 6 yang tinggal proses pengiriman alat-alat untuk Eva Filter nya diharapkan bisa segera selesai,” ujar Jadi Iswanto dalam video yang diunggah oleh TNI AD, Rabu (13/8/2020).

Dia juga melaporkan, terkait kebutuhan RSPAD, yakni penambahan kemampuan program plasma konvalesen.

Menurutnya, untuk alat pemisah darah otomatis akan segera dikirim, lalu alat after reses sebanyak dua unit sudah siap dan bisa dipasang, serta kemudian alat sterile connecting device yang juga sudah bisa dipasang.

Andika Perkasa juga menanyakan kepada Kakesdam VI/Mulawarman Kolonel CKM Puguh Santoso mengenai salah satu anggota Persit Kartika Chandra Kirana, yang menjadi pasien positif Covid-19. Dia menanyakan perihal perkembangan kondisinya setelah beberapa hari sebelumnya diberi saran oleh RSPAD untuk terapi plasma konvalesen.⁣

Menjawab pertanyaan KSAD, Puguh menjelaskan, kondisi pasien atas nama Intan Sari kondisinya telah membaik.

“Untuk plasma konvalesen sesuai saran terapi RSPAD, plasma tersebut sudah diberikan kepada penderita dalam hal ini Intan Sari jadi sudah dilaksanakan terapi plasma konvalesen. Untuk follow up sudah sadar penuh, sesak dan batuk berkurang dibandingkan hari sebelumnya, untuk suhu normal,” ujarnya.

Tak lupa KSAD juga mengingatkan kepada semua jajarannya untuk melaporkan apapun hal terkait kepada Kapuskes atau pihak terkait, andikata ada daripada pihak Angkatan Darat ada yang terpapar Covid-19.⁣

Menurutnya, para prajurit juga jangan sungkan untuk memberi tahu jika ada keluarganya yang masuk kepada klasifikasi Covid-19 sedang atau pun berat karena Mabesad akan berupaya membantu.

“Sengaja kita ingin angkat di depan semua partisipan supaya semuanya bisa tahu kalau ada pasien dinas atau keluarganya yang masuk ke klasifikasi sedang atau berat,”ujarnya.

“Sehingga nanti kita bisa berikan perhatian bukan hanya oleh struktural Kodam saja. Tapi Mabes AD juga akan ikut turun tangan lah, apa yang bisa kita bantu, kita bantu,”pungkasnya.