Hukum

Kesal Diminta Rp100 Ribu Usai Kencan, Dua Pelaku Tega Mutilasi Budi Hartanto

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Tragedi pembunuhan dan mutilasi yang terjadi di Kediri berawal dari pelaku Aris Sugianto ,34, dengan Azis Prakoso ,23, terhadap korbannya Budi Hartanto. Dimana, perkenalan antara Aris dengan Budi melalui aplikasi pertemanan khusus untuk gay. Perkenalan terjadi Juli 2018 lalu.

“Kenal dari bulan Juli lalu jadi udah sekitar setahun. Keduanya berkenalan melaui aplikasi chat khusus untuk gay bernama Hornet kemudian keduanya menjalin hubungan,” kata Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto, Senin (15/4/2019).

Brigjen Pol Toni menjelaskan, setelah menjalin hubungan Aris dan Budi melakukan pertemuan sebanyak tiga kali di rumahnya. Pertemuan tersebut dilakukan untuk melakukan hubungan badan yang juga dilakukan sebanyak tiga kali.

“Pertemuan sudah bertemu 3 kali dirumahnya melakukan hubungan badan sebanyak tiga kali di rumah tersangka. Pertemuan terakhir di warung itu,” jelas Brigjen Pol Toni.

Pertemuan keempat kalinya yang dilakukan di warung itu. Keduanya juga telah melakukan hubungan badan. Namun akibat tak diberikan uang akhirnya terjadilah awal pembunuhan.

“Korban pelaku telah benerapa kali melakukan hubungan sesama jenis sebanyak 3 kali. Ini kali 4. Setiap kali melakukan hubungan badan tersangka selalu memberikan sejumlah uang kepada korban. Namun saat kejadian pelaku kondisi sedang tak memiliki uang,” imbuhnya.

Brigjen Pol Toni menambahkan, saat itu korban meminta uang sebesar Rp 100 ribu kepada pelaku Aris. Karena Aris tak memiliki uang ia mencoba meminta pinjaman ke Azis. Sementara Azis tak memiliki uang juga dan akhirnya ia menasihati Budi.

“Budi memakai Azis dan menamparnya, kemudian Aziz menampar balik dan Budi mengambil pisau dari kursi namun di tangkis dan Budi di bacok hingga tertelungkup. Setelah itu mayat di masukkan ke dalam koper dengan Dipenggal kepalanya,” jelasnya. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close