Lintas Daerah

Keraton Yogyakarta Gelar Garebeg Mulud

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Bertepatan dengan tanggal kelahiran Nabi Muhammad SAW, 10 bulan Mulud, Keraton Yogyakarta, Rabu (21/11/2018) menggelar Garebeg Mulud.

Kalender Jawa yang digunakan Keraton Yogyakarta, tanggal 10 bulan Mudul tahun Be 1952, jatuh hari Rabu Pon (21/11/2018). Sedangkan Kalender Hijriyah, tanggal 10 bulan Rabi’ul Awwal 1440 bertepatan dengan hari Selasa Paing (20/11/2018).

“Memang sering terjadi perbedaan antara kalender hijriyah dengan kalender jawa. Meski kedua-duanya adalah kalender yang menyandarkan pada perputaran bulan atau qomariyah,” jelas Kabid Humas Pemprov DIY Iswantoro, Rabu.

Ditambahkan, pada Garebeg Mulud ini sebanyak lima gunungan yang diarak dari Keraton Yogyakarta menuju Masjid Gedhe, Kauman, Puro Pakualaman dan ke Kepatihan Danurejan.

Kelima gunungan itu adalah Gunungan Jaler, Gunungan Estri, Gunungan Gepak, Gunungan Dharat dan Gunungan Pawuhan.

Kelima gunungan itu imbuhnya, dibawa dari dalam keraton dengan pengawalan prajurit Keraton Yogyakarta. Di depan Pagelaran Keraton, ujarnya, kelima gunungan ini akan mendapat penghormatan tiga kali tembakan atau salvo dari Prajurit Dhaeng, Wirobrojo, Ketanggung, Jogokaryo, Patangpuluh dan Nyutro. Sedangkan kesatuan prajurit lainnya, Surokarso, Bugis dan sebagainya, mengawal gunungan.

“Khusus untuk gunungan yang akan dibawa ke Puro Pakualaman, dikawal oleh Prajurit Puro Pakualaman dan empat ekor gajah.

Kelima gunungan yang dijadwalkan mulai dikirab dari Keraton Yogyakarta pukul 10.00 WIB itu, selanjutnya akan diperebutkan oleh warga setelah didoakan oleh Abdi Dalem Pengulu. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close