Internasional

Keranjingan Facebook, Istri Dicekik Suami sampai Tewas

NEW DELHI, SENAYANPOST.com – Media sosial kembali membawa petaka. Seorang istri di India dihabisi suaminya sendiri gara-gara si istri dinilai telah kecanduan Facebook.

Pelaku, diketahui hanya bernama Hariom (35), mencekik istrinya sendiri, Luxmi (32), saat tengah tertidur di kediaman mereka di Gurgaon, sebuah kota di dekat ibu kota New Delhi.

Melansir dari Daily Mail, insiden pembunuhan itu diketahui terjadi pada Jumat (13/4) lalu.

Pelaku pertama kali dipergoki mertuanya tengah duduk di samping tubuh istrinya yang sudah tidak bernyawa.
Orangtua korban langsung menelepon polisi. Kepada polisi yang menahannya, pelaku menceritakan alasannya hingga tega membunuh sang istri.

Hariom menunduh korban telah kecanduan media sosial, terutama Facebook dan WhatsApp.

“Semua berawal baik-baik saja selama tahun pertama pernikahan, kemudian saya membelikan istri saya smartphone baru,” kata Hariom yang menikah pada 2006.

“Namun setelah lewat dua tahun, dia mulai banyak berubah karena ponsel itu dan mulai tidak memperhatikan saya dan anak-anak,” lanjutnya.

Hariom menyebut istrinya menghabiskan waktu berjam-jam dengan ponselnya, saling bertukar pesan dengan orang-orang di sosial media.

“Seolah saya dan anak-anak sudah tidak ada lagi baginya. Dia tidak memasak makanan atau melakukan pekerjaan rumah tangga. Dia tidak mengantar anak-anak ke sekolah atau membantu mereka mengerjakan PR,” ujar Hariom.

Pelaku mengaku sampai harus mengirim kedua anaknya, seorang putra berusia 10 tahun dan putrinya yang masih berumur 8 tahun ke sekolah asrama.

“Istri saya tidak akan pernah membiarkan saya melihat akun media sosialnya. Saya menduga dia berselingkuh secara online,” kata Hariom.

“Kami bertengkar hebat pada Kamis (12/4/2018) malam dan ketika kami pergi tidur, saya tahu saya tidak tahan lagi,” lanjutnya.

Petugas polisi, Dinkar Yadav, mengatakan, pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan. Pelaku mengklaim istrinya telah mengabaikan dirinya dan anak-anak serta menghabiskan terlalu banyak waktu di Facebook dan WhatsApp.

“Dan dengan alasan tersebut pelaku membunuhnya,” kata Yadav. (WW)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close