Politik

Kepala KSP Pertanyakan ‘Nawasengsara’ Amien Rais

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mempertanyakan pernyataan mantan Ketua MPR Amien Rais yang menyebut nawacita pemerintahan Presiden Joko Widodo telah berubah menjadi nawasengsara.

“Saya enggak ngerti apa yang dimaksud Pak Amien Rais,” kata Moeldoko di kantornya, Jumat (27/4/2018).

Sebelumnya, Amien Rais melontarkan pernyataan Nawasengsara karena banyak program nawacita yang belum terealisasi hingga kini, seperti janji menurunkan dolar menjadi Rp10.000 dan persoalan tenaga kerja asing di Indonesia.

Amien berharap Jokowi tak lagi maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 dan diharapkan legowo memberi kesempatan bagi orang lain memimpin demi kebaikan demokrasi.

Moeldoko pun tak menanggapi lebih lanjut mengenai ‘Nawasengsara’. Namun, ia sempat tertawa ketika ditanya tentang kemungkinan mengajak Amien Rais bertemu dan berdialog bersama.

“Iya nanti,” tutur mantan Panglima TNI ini.

Amien kerap mengkritik berbagai kebijakan Jokowi dan partai pendukung pemerintah. Di antaranya, menyebut pembagian sertifikat oleh Jokowi sebagai ‘pengibulan’, dan menilai Jokowi otoriter.

Tokoh Reformasi 98 ini juga menyerukan gerakan ganti presiden, dan melontarkan dikotomi ‘partai setan-partai Allah’.

Namun demikian, Amien mengaku tetap ingin membuka komunikasi dengan Jokowi. Ia yakin pertemuan dengan Jokowi bisa mencairkan situasi.

“Di dalam ilmu politik [yang] benar, tokoh-tokoh enggak boleh tidak ada komunikasi, penting sekali. Bahwa nanti ada komitmen atau tidak, saya perlu open communication,” ucapnya, saat ditanya soal keinginannya untuk berkomunikasi dengan Jokowi, di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close