Hukum

Kepala Korban Mutilasi Mayat dalam Koper Ditemukan

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Setelah dua pelaku mutilasi yang mayatnya dimasukkan dalam koper tertangkap, polisi berhasil menemukan potongan kepala korban di Kediri.

“Telah dilakukan proses pemeriksaan bahwa benar potongan tubuh sama dengan DNA dengan korban,” kata Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera dikutip dari Jatimnow, Jumat (12/4/2019).

Dia mengatakan, kepala yang ditemukan itu dalam posisi terkubur dan dalam keadaan hancur.

Barung mengatakan, dari awal Kediri adalah tempat eksekusi dan pembunuhan. Sementara Blitar hanya tempat pembuangan untuk menghilangkan jejak awal yaitu kepalanya.

Saat ini penyidik masih mencari senjata yang dipakai kedua pelaku untuk mengeksekusi.

“Oleh sebab itu, kami belum menyampaikan kepala ditemukan di Kediri mana, yang jelas kepala identik dengan badan almarhum dari struktur darah,” ucapnya.

Pasalnya, lanjut Barung, darah tidak akan hilang meski sudah lima hari. Yang hilang adalah potongan yang sudah berubah karena dimakan semut.

Mengenai hubungan pelaku dan korban, polisi saat ini tengah mendalaminya. Namun dia menduga hubungan pelaku dan korban terkait dengan asmara.

Pelaku pembunuhan Budi Hartanto, penari dan guru asal Kediri itu, ditangkap di Kediri dan Jakarta.

“Nanti kami bongkar setelah periksa AP dan AJ. AP masih di Jakarta belum berangkat,” katanya.

Sebelumnya warga Blitar digegerkan penemuan mayat dalam koper di antara semak-semak dekat sungai, tepatnya di bawah jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Blitar, Rabu (3/4). Koper warna hitam itu ditemukan pencari rumput di desa sekitar.

Saat ditemukan, di dalam koper terdapat sesosok mayat yang tidak memakai kain sehelai pun. Mayat tersebut ditemukan tanpa kepala, yang hingga kini potongan tubuh korban belum juga ditemukan.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close