Metropolitan

Kepala BPBD DKI Mengundurkan Diri

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Subejo mengundurkan diri dari jabatannya.

Pengunduran diri Subejo ini dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir. Ia mengatakan surat pengunduran diri Subejo diterima pada Senin (24/2).

“Dia mundur mau jadi Widyaiswara tapi belum berhenti. Mulainya itu dari hari Senin kemarin,” kata Chaidir saat dihubungi Rabu (26/2/2020).

Widyaiswara adalah PNS yang diangkat sebagai pejabat fungsional oleh pejabat yang berwenang dengan tugas, tanggung jawab, wewenang untuk mendidik, mengajar atau melatih PNS pada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemerintah.

Chaidir menuturkan posisi Widyaiswara memiliki rentang pensiun yang lebih panjang yakni 65 tahun. Sementara jabatan struktural hanya sampai umur 60 tahun.

“Apalagi dia Widyaiswara Utama, usia pensiunnya sampai 65 tahun. Itu bisa kemana-mana nanti, bisa terbang ke Kementerian, Eselon 1,” beber dia.

Sebelum menjadi kepala BPBD DKI Jakarta Subejo lama menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran. Pada era kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ia dipindahtugaskan sebagai Kepala BPBD DKI Jakarta.

Adapun posisi Subejo digantikan sementara Sabdo Kurnianto. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD DKI Jakarta.

Sebelum Subejo, pejabat Pemprov DKI lain yang mengundurkan diri adalah Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kelik Indriyanto, pada Senin (24/5) lalu.

Kelik disebut meminta pindah ke Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

“Ingin gabung ke TGUPP di bidang sarana dan prasarana. Tapi statusnya tetap PNS di TGUPP setara eselon III,” jelas Chaidir.

Posisi Kelik untuk sementara diisi oleh Pelaksanatugas Kepala Dinas Perumahan DKI Prajoko. Diketahui Dinas Perumahan memiliki program unggulan yang merupakan janji kampanye Anies, yakni DP 0 Rupiah.

Program DP 0 Rupiah sejauh ini sudah dibangun di dua tempat, yakni di Klapa Village, Pondok Kelapa Jakarta Timur dan Nuansa Indah, Cilangkap, Jakarta Timur. Data terakhir pada Desember 2019 sudah ada 1.458 masyarakat yang telah mengajukan permohonan KPR. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close