Hukum

Kenakan Pampers, 21 Napi Teroris Dipindah ke Nusakambangan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Sebanyak 21 narapidana kasus terorisme (napiter) dipindahkan dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Pemindahan itu dilakukan pada Rabu (19/2) dini hari sekitar pukul 03.00.

“Telah berlangsung kegiatan pemindahan narapidana teroris dari Lapas Narkotika Gunung Sindur ke Lapas Kelas II B Cilacap, Lapas Kelas II A Besi Nusakambangan, dan Lapas khusus Kelas IIA Karanganyar yang dipimpin oleh Densus 88 Mabes Polri,” kata Kepala Lapas khusus Narkotika kelas II A Gunung Sindur, Erry Taruna, dalam keterangan tertulisnya.

Erry mengatakan alasan pemindahan narapidana itu karena adanya perubahan nomenklatur Lapas Gunung Sindur. Nantinya, Lapas Gunung Sindur akan menjadi tempat penahanan para terpidana kasus narkoba.

“Kantor ini dulunya rutan dan sekarang Lapas Narkotika, jadi akan difungsikan sebagai lapas sesuai nomenklatur,” ucap dia.

Ia mengatakan proses pemindahan narapidana teroris ini berjalan dengan aman dan lancar. Rute yang dilalui bus pengangkut napiter itu meliputi Jl Raya Pamoyanan-Jl Raya Gunung Sindur Parung-Jl Raya Tangerang-Tol Serpong-Tol Jakarta-Tol Cipali lalu menuju ke arah lapas masing-masing di Nusambangan.

“Napiter dipindahkan sebanyak 21 orang diberikan pampers, borgol, dan penutup mata,” tutur Erry.

Erry mengatakan masih ada 153 napiter kasus terorisme yang ditahan di Lapas Gunung Sindur termasuk Abu Bakar Ba’asyir. Mereka juga akan segera dipindah ke Lapas Nusakambangan.

“Sisanya masih 153 pemindahan menunggu keputusan BNPT,” tutup Erry.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close