Kenaikan Gaji PNS Timbulkan Ketimpangan Sosial, Indef: Tunda Dulu

Kenaikan Gaji PNS Timbulkan Ketimpangan Sosial, Indef: Tunda Dulu

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Rencana pemerintah yang akan merombak skema gaji dan tunjangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berpotensi membuat gaji PNS naik, dinilai tidak tepat dan perlu ditunda.

"Sebaiknya pemerintah menunda dulu rencana perubahan skema gaji dan tunjangan bagi PNS, bila dampak kebijakan itu mengakibatkan kenaikan penghasilan bagi abdi negara," kata Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad, Senin (30/11/2020).

Karena, lanjutnya, kondisi perekonomian dalam beberapa waktu ke depan masih belum belum pulih akibat tekanan pandemi covid-19. 

Bila kenaikan tetap dilakukan, ia khawatir beban berat APBN yang kini terkuras habis-habisan untuk menangani corona dan memulihkan ekonomi akan semakin bertambah. 

"Seharusnya di tengah situasi ini, saya setuju untuk ditunda dulu kenaikan tapi tetap mempertahankan gaji ke-13," ujarnya.

Bukan tanpa alasan kenapa ia mengatakan demikian. Selama ini, belanja pegawai memang memakan porsi yang cukup besar dalam APBN. 

"Memang nanti bergantung dari jumlahnya, kalau hampir Rp28,8 triliun seperti gaji ke-13 itu luar biasa besar, tapi kita belum tahu jumlahnya berapa. Kalau jumlahnya relatif tidak besar tidak (membebani APBN), tapi kalau totalnya sama dengan gaji ke-13 pasti luar bisa, kalau itu ditambah lagi itu akan jadi beban," katanya. (Jo)