Internasional

Kemlu Bantah Larang Anak Rizieq Masuk ke Oman

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kementerian Luar Negeri membantah tudingan Sekjen Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) Novel Chaidar Hasan alias Novel Bamukmin bahwa telah terjadi pelarangan anak dari Imam Besar FPI Rizieq Shihab untuk masuk ke Oman dari Yaman.

Novel menduga, pelarangan tersebut dilakukan karena KBRI Oman tidak memberikan rekomendasi masuk ke Oman.

Ihwal pernyataan Novel, tersebut Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu Lalu Muhammad Iqbal mengatakan KBRI tidak pernah memberikan rekomendasi pelarangan.

“Yang melarang mereka menyeberang perbatasan adalah Pemerintah Oman, karena sejak Mei 2018 mereka sudah memutuskan tidak mengizinkan warga asing mana pun keluar dan masuk perbatasan Oman dari dan ke Yaman,” jelas Iqbal dalam keterangan tertulis, Senin (8/10).

Dia menjelaskan, pelarangan oleh Pemerintah Oman diambil karena konflik yang masih berlangsung di Yaman dan dikhawatirkan bisa berpengaruh ke dalam negeri Oman.

“Ini karena pertimbangan keamanan nasional Oman sendiri dan itu sepenuhnya adalah hak mereka,” ujarnya.

“KBRI sama sekali tidak punya wewenang melarang. Justru saat ini Kemlu dan KBRI sedang mencarikan jalan keluar terbaik bagi mereka yang sudah terlanjur (berada) di Salalah (daerah di Oman),” imbuhnya.

Sebelumnya, Novel Bamukmin menyebut, pelarangan putri Rizieq Syihab masuk ke Oman bukan disebabkan larangan Pemerintah Oman. Namun, dikarenakan permintaan perwakilan RI di Oman.

“Salah satu putri Habib Rizieq kan kuliah di Yaman. Nah, bersama dengan teman-temannya kan memang lagi ada ekstrakurikuler ke Oman. Ke Oman ini ditolak bukan karena Omannya tapi KBRI enggak kasih rekomendasi. Ini yang terjadi,” kata Novel Bamukmin.

“Memang Oman itu harus minta izin atau rekomendasi KBRI kalau KBRI memberikan rekomendasi enggak masalah. Artinya KBRI kita menduga sudah sudah memantau keluarga Habib Rizieq,” katanya. (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close