Nasional

Kementerian/Lembaga Akuntabel, APBN Bisa Dihemat Rp 41,3 Triliun

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Sejak penerapan evaluasi akuntabilitas kementerian/lembaga berbasis kinerja, pemerintah memproyeksikan penghematan APBN hingga Rp 41,3 triliun tahun ini.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur mengatakan kementeriannya telah berkomitmen tidak akan memberikan tunjangan jika laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (Lakip) masih C dan CC.

Sementara itu, Kementerian/ Lembaga (K/L) yang mendapatkan nilai BB dalam laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (Lapkip) dinaikkan tunjangan kinerjanya (Tukin) sebesar 80%.

Selama ini, hasil evaluasi Kementerian PAN-RB dalam Lakip dikelompokkan ke dalam sejumlah kategori berdasarkan skor yang diterima K/L. Skor AA = 90-100, A= 80-90, BB = 70-80, B= 60-70, CC= 50-60, C=30-50 dan D =0-30.

“Jadi sekali lagi Kementerian PAN-RB mengevaluasi dengan sistem yang berbasis kinerja ini, kami bisa menghemat anggaran Rp41,3 triliun tahun ini,” tegas Asman di Bank Indonesia, Senin (9/4/2018).

Selama ini, dia mengungkapkan Kementerian/Lembaga (K/L) selalu bangga jika penyerapannya 100% lebih dari anggaran atau 90% sudah dianggap berprestasi. Apalagi, K/L yang laporan keuangannya Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Namun di balik itu, Asman menilai masih ada K/L yang tidak paham apa manfaat dan hasil dari belanjanya. “Uangnya habis, anggarannya habis, tetapi manfaatnya tidak ada.”

Akhirnya, Presiden Joko Widodo meminta Kementerian PAN-RB untuk mengukur akuntabilitas instansi pemerintah baik pusat dan daerah berdasarkan kinerja dari hasil kerja dan manfaat anggarannya.

Sistem penilaian berbasis kinerja ini juga menjadi komitmen bersama Menteri PAN-RB dan Menteri Keuangan dalam pembagian tunjangan kinerja (Tukin) ke depannya. Dia menambahkan jika evaluasi kinerja ini terus ditegakkan, ke depannya tidak akan ada pejabat K/L yang membuat program tanpa manfaat yang pasti.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close