Ekonomi

Kemenkop dan UKM Dukung Kerja Sama PBNU dengan Kementan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Agus Muharram, mengatakan pihaknya memiliki program strategis maupun program kerjasama dengan kementerian lain yang bisa dimanfaatkan oleh UKM, kelompok tani dan koperasi yang memenuhi persyaratan.

“Kami mendukung gerakan penanaman komoditas pertanian yang merupakan kerjasama PBNU dengan Kementerian Pertanian dan Kemendes PDTT,” ujar Agus, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Ia memaparkan, Kemenkop dan UKM memiliki PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) KUMKM di 53 kabupaten atau propinsi, yang bisa dijadikan semacam “rumah sakit” bagi Koperasi dan UMKM.

Di kelembagaan, Kemenkop dan UKM memiliki program bantuan bagi pendirian koperasi, dengan dana subsidi Rp 2,5 juta untuk pendirian akta koperasi ke notaris.

Bagi koperasi dan UMKM yang butuh pelatihan juga disediakan dari pelatihan perkoperasian, kewirausahaan sampai vocational (ketrampilan).

Di daerah juga disediakan dana dekonsentrasi untuk program pelatihan ini, jadi tingggal menghubungi saja dinas koperasi setempat,” katanya.

Agus menambahkan untuk pembiayaan, Kemenkop dan UKM memiliki LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) dengan suku bunga pinjaman yang relatif murah 4,5 % per tahun bagi UKM dan 7% untuk koperasi.

Selain itu ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan bank BUMN dan BPD dan beberapa bank swasta, dengan bunga 7% pada 2018 ini.

Bagi usaha mikro juga ada pembiayaan Ultra Mikro dengan suku bunga yang sangat murah, hanya 2,5% per tahun, yang merupakan kerjasama Kemenkop dan UKM dengan Kementerian Keuangan melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP). (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close