Nasional

Kemendagri Telusuri Lima Desa Terduga Fiktif di Kabupaten Konawe

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Juru Bicara Mendagri Bahtiar menegaskan pihaknya telah mengirim tim khusus yang terdiri dari tiga belas orang sejak Minggu (10/11) ke Konawe, Sulawesi Tenggara. Mereka diutus untuk mengecek lima desa yang diduga fiktif di kabupaten itu.

Menurutnya, tim khusus itu semula dijadwalkan kembali ke Jakarta dan melaporkan hasil investigasi pada hari Senin (12/11/2019) ini. Akan tetapi investigasi diperpanjang untuk memastikan keadaan di lapangan.

“Jadi dipastikan setelah pulang itu Insyaallah akan diberi keterangan selengkap-lengkapnya supaya tidak ada lagi informasi simpang siur di masyarakat,” ujar Bahtiar, di Jakarta, Senin.

Ia menambahkan, Mendagri Tito Karnavian tidak setuju dengan penggunaan istilah desa fiktif atau desa siluman. Pernyataan itu merujuk fenomena desa baru tanpa penduduk yang bermunculan untuk mendapatkan dana desa.

Tito berpendapat label desa fiktif baru bisa dipakai setelah ada bukti berdasarkan hasil investigasi. Sementara saat ini Kemendagri masih menelusuri lima desa terduga fiktif di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

“Tidak ada istilah desa hantu, tidak ada. Kata Pak Menteri, jangan kita menggunakan istilah desa hantu, desa siluman, desa fiktif, itu baru kita bisa sebut begitu kalau ada hasil investigasinya,” kata Bahtiar.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Nata Irawan menilai masih perlu dilakukan meski pemekaran desa melalui persetujuan Kemendagri.

Nata beralasan Kemendagri hanya melakukan proses administrasi tingkat akhir, sehingga tidak melakukan investigasi detail saat menyetujui pemekaran.

“Kan itu terakhir, mekanisme kan dari kabupaten tentu yang namanya perda kan, kemudian selesai perda dicek verifikasi provinsi baru ke Kemendagri. Ya, kita kan 74 ribu kalau turun semua ke desa enggak seperti itu,” tutur Nata.

Sebelumnya, desa fiktif jadi sorotan publik setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima laporan banyak desa baru tak berpenduduk dibentuk agar bisa mendapat kucuran dana desa secara rutin tiap tahun.

Setelah pernyataan itu, Kemendagri menerjunkan tim khusus ke lokasi untuk mengecek kebenaran lima desa tak berpenduduk di Konawe, Sulawesi Tenggara. Hasil temuan bakal diumumkan ke publik pada Jumat (15/11). (JS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close