Internasional

Kemenag Bawa Isu Radikalisme Indonesia ke Forum Dunia

JAKARTA, SENAYANPOST.com ‐ Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi membawa isu penangkalan radikalisme di Indonesia ke Sidang Badan Eksekutif Konferensi Menteri Agama, Wakaf, dan Urusan Islam. Forum internasional itu digelar di Amman, Yordania, Kamis (12/12) lalu.

Zainut mengemukakan, dunia Islam menghadapi tantangan besar dari internal dan eksternal. Dia menyebut beberapa tantangan yaitu ancaman ekstremisme dan terorisme, serta fenomena Islamofobia.

“Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo sangat serius dalam upaya penanggulangan ancaman radikalisme dan ekstremisme serta komitmen meneguhkan moderasi beragama,” kata Zainut dalam keterangan tertulis, Jumat (13/12).

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI itu juga membahas penggunaan media sosial untuk menyebarkan ujaran kebencian dan hoaks bernuansa keagamaan. Zainut menekankan peran ulama dalam menangani masalah tersebut.

Zainut berpendapat perlu kerja sama antarnegara untuk menyikapi permasalahan tersebut. Sebab itu, ia mengajak negara-negara Islam untuk bersama menangani radikalisme, ekstremisme, dan Islamofobia.

“Indonesia mendukung penuh setiap upaya dan inisiatif untuk mencari solusi bagi semua yang persoalan yang dihadapi, mulai dari persoalan ekstremisme dan radikalisme, pembaruan wacana keagamaan, pengelolaan wakaf, masjid, dan manajemen dakwah dalam menghadapi tantangan global,” tuturnya.

Sidang Badan Eksekutif Konferensi Menteri Agama, Wakaf, dan Urusan Islam adalah agenda tahunan di mana negara-negara Islam membahas permasalahan yang sedang dihadapi.

Sidang itu digelar untuk mempersiapkan pertemuan para menteri agama di dunia dalam Konferensi Tingkat Menteri Agama, Urusan Islam, dan Wakaf.

Sidang kali ini mempersiapkan gelaran pada tahun 2020 di Arab Saudi.

Selain membawa isu radikalisme, Zainut juga mengusulkan tema kebencian terhadap Islam dan umat Islam atau Islamofobia untuk dibahas tahun depan.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close