Nasional

Kejar Pembakar Hutan, Kementerian LHK Gandeng Polri

JAKARTA (SenayanPost.Com) – Satuan Tugas Kebakaran Lahan dan Hutan (Satgas Karlahut), terdiri dari TNI, Polri, Pemda, Manggala Agni serta kelompok masyarakat tetap bekerja ekstra untuk memadamkan titik api di Kalimantan dan Sumatera.

“Selain pemadaman secara manual, juga dilakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dan bom air atau water boombing,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat (19/8/2016).

Sejalan dengan upaya itu, lanjutnya, penegakan hukum juga terus ditingkatkan. Oknum pengusaha dan masyarakat yang dengan sengaja membakar lahan dan hutan ditindak tegas.

”Saya sudah berkoordinasi dengan para Kapolda. Harapan saya, pelaku pembakaran termasuk pemilik lahan atau pemodal yang diketahui sengaja membakar, harus dikejar dan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” kata Menteri Siti.

Berbagai upaya ini telah menunjukan hasil dengan turunnya jumlah titik api (hotspot). Berdasarkan pantauan satelit NOAA, total hotspot seluruh Indonesia tahun 2016 (periode 1 Januari-18 Agustus) berjumlah 1.950 titik.

Pada periode yang sama tahun 2015, jumlah titik api mencapai 6.595 titik. Artinya terjadi penurunan signifikan hotspot sebesar 70,43 persen. (AF)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close