Lintas DaerahNasional

Kehadiran Ibu Kota Baru Dorong Pemerataan Ekonomi Indonesia

LAMPUNG, SENAYANPOST.com – Deputi Bidang Pengembangan Regional Kemen-PPN/Bappenas, Rudy Soeprihadi Prawiradinata mengatakan, pada tahun 2045 mendatang prediksi global menyebutkan bahwa Indonesia secara agregat akan jadi negara empat besar kekuatan ekonomi dunia.

“Menyongsong 100 Tahun Indonesia Merdeka 2045, Program IKN baru ini merupakan bagian holistik dari rancangan besar menuju ke arah sana,” kata Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kemen-PPN/Bappenas), Rudy Soeprihadi Prawiradinata, dalam keterangan dari tim IKN Lampung, di Bandarlampung, Rabu (25/9/2019).

Secara seksama, kata dia, program pemindahan ibu kota negara (IKN) baru telah diputuskan penetapan lokasinya ke sebagian wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara (PPU-Kukar), Kalimantan Timur, yang diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, 26 Agustus 2019.

Seperti tertera dalam notulensi pertemuan, Rudy menerangkan, secara paralel program pemindahan IKN baru ini sinergis dengan progresivitas prioritas pembangunan lainnya seperti pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri Khusus (KIK), penciptaan/percepatan pertumbuhan kota baru, dan 10 metropolitan baru.

Menyinggung desakan tak terbendung arus urbanisasi, menurutnya urbanisasi merupakan keniscayaan. Tinggal mendorong dan memberi proporsionalitas kepala daerah agar mampu jadi referensi pembangunan dengan tetap mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Program IKN baru ini merupakan strategi negara, untuk dijadikan sebagai trigger bagi pemerataan pembangunan ekonomi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” cetus Rudy, didampingi Staf Khusus Menteri PPN/Kepala Bappenas sekaligus Ketua Tim Kajian IKN Kemen-PPN/Bappenas Imron Bulkin, dan sekretaris tim, Hayu Parasati. (AR)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close