Kecewa Dilanda Banjir Parah, Warga Ramai-Ramai Bully Gubernur Kalsel

Kecewa Dilanda Banjir Parah, Warga Ramai-Ramai Bully Gubernur Kalsel
Banjir Kalsel

BANJARMASIN, SENAYANPOST.com - Kekecewaan warga terhadap bencana Banjir parah yang melanda Kalimantan Selatan terus bermunculan di media sosial.  Hanya saja, warga menumpahkan kekecewaan  itu dengan cara membully Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor lewat berbagai cara media sosial.

Namun, kebanyakan dari tema yang diambil warga adalah ucapan Gubernur Sahbirin Noor yang menyatakan bahwa banjir hanya numpang lewat karena sungai sudah dikeruk.

"Kalau soal banjir, alhamdulillah, ada nang lalu haja. Karna sungainya sudah dikaruk oleh kita,"  kata Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin dalam dialeg suku Banjar pada rekaman yang banyak beredar itu.

Nah, ucapan Paman Birin itu menjadi bahan bully-an. Ada yang sekadar menayangkan video ucapan Paman Birin itu disertai gambar banjir yang sangat dahsyat.  Seperti video beberapa rumah yang hanyut, puluhan rumah tampak atapnya saja atau puluhan mobil tenggelam.

Ada juga video yang menambahkan dengan berbagai ucapan calon wakil gubernur pasangannya, H Muhiddin yang menegaskan memilih calon dari kalangan berduit.

"Makanya pilih kami yang berduit, jangan pilih yang kada beduit. Tambahi lagi," ujar Muhiddin.

Diketahui, Muhiddin merupakan kandidat terkaya dengan kekayaan Rp674 Miliar. Sementara pasangan calon Denny Indarayana hanya memiliki kekayaan Rp10,4 miliar dan pasangannya Difriadi Darjat hanya memiliki kekayaan dibawah Rp6,4 miliar.

Beredar juga video warga yang meniru ucapan Paman Birin secara dubbing. Videonya menampilkan wajah yang mengolok-olok namun suaranya diisi dengan suara Paman Birin dan ditambahkan berbagai suara orang tertawa terbahak-bahak dan terkesan mengolok-olok.

Bisa ditambah, video itu beredar di media sosial seperti facebook, instagram, serta pesan whatsapp, tiktok dan lainnya

Namun, ada juga yang memilih meneriakan langsung ke Paman Birin. Ini dilakukan sekumpulan emak-emak saat Paman Birin mendampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljo meninjau salah satu lokasi banjir di atas jembatan Pakauman, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Minggu (17/1/2021).

"Paman, kalo soal banjir, Alhamdulillah ada nang lalu haja, Paman," teriak sejumlah ibu-ibu beramai-ramai.

Paman Birin tampak mukanya masam dan tak mau menanggapi teriakan warga yang kecewa tersebut. Dia tetap berlalu dan memasuki mobil rombongan.

Sementara itu, sepekan lebih banjir sudah merendam 10 dari 13 kabupaten di  Kalimantan Selatan. Daerah yang paling arah adalah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Daerah ini pula banyak akses jalan yang putus dan jauh dari Kota Banjarmasin, sehingga kurang mendapat perhatian media dan pemerintah.

Data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menyebutkan tambahan korban meninggal akibat banjir di 10 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan jadi 15 orang. Sebanyak 39.549 warga terpaksa mengungsi akibat kejadian tersebut.