Kecelakaan Helikopter Tewaskan 3 Tentara Garda Nasional AS

Kecelakaan Helikopter Tewaskan 3 Tentara Garda Nasional AS
ABC News

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Sebuah helikopter jatuh di New York. Tiga tentara Garda Nasional Amerika Serikat (AS) dilaporkan tewas dalam insiden itu. 

Dikutip dari CNN, Kamis (21/1/2021) helikopter itu jatuh pada Rabu 20 Januari malam waktu setempat saat menjalani misi pelatihan rutin, menurut keterangan dari Divisi Urusan Militer dan Angkatan Laut Negara Bagian New York. 

Kantor Sheriff Monroe County dalam pernyataannya juga menerangkan bahwa kecelakaan itu terjadi di wilayah Mendon, yang berjarak 27 kilometer sebelah selatan Rochester. 

Dalam konferensi pers, Sheriff Monroe County, Todd K Baxter menyatakan bahwa helikopter tersebut memberikan beberapa kali panggilan darurat sekitar pukul 18.30 waktu setempat.

"Menurut laporan 911 ... ada panggilan terputus-putus, suara mesin dan helikopter yang terbang sangat rendah, lebih rendah dari biasanya," terang Baxter.

Tim penanggapan yang pertama tiba di lokasi kemudian mendapati helikopter itu dalam kondisi terbakar.

"Mereka beralih ke mode penyelamatan, mencoba menyelamatkan siapa saja yang mungkin berada di helikopter itu atau di area sekitarnya," kata Baxter.

Ditambahkannya juga bahwa puing-puing helikopter itu tersebar sejauh beberapa blok atau sekitar 30 meter ke berbagai arah.

Helikopter iyang jatuh itu diketahui merupakan jenis UH-60 Black Hawk yang digunakan untuk evakuasi medis. Insiden kecelakaan itu kini sedang diselidiki oleh pihak berwenang, menurut Divisi Urusan Militer dan Angkatan Laut New York.

Sementara itu, Baxter juga menyatakan bahwa Kantor Sheriff Monroe County akan melakukan penyelidikan awal atas kecelakaan itu, dan akan menyerahkannya kepada Otoritas Penerbangan Federal (FAA) dan Garda Nasional AS.

"Ini adalah beban yang berat bagi kita semua. Ini adalah pemberi kebebasan kita. ... Kita kehilangan tiga warga Amerika pemberani hari ini yang mengabdi pada negara kita,'' kata Baxter.

Gubernur New York, Andrew Cuomo mengungkapkan dalam sebuah pernyataan bahwa dirinya "sangat terpukul" atas terjadinya kecelakaan tersebut.

"Anggota Garda Nasional adalah tentara untuk warga dan negara kita yang secara sukarela melayani dan melindungi baik di sini maupun di luar negeri, dan saya menyampaikan doa dan belasungkawa dari semua warga New York kepada keluarga, orang-orang terkasih, dan sesama tentara dari para pahlawan terhormat yang tidak akan pernah kami lupakan," ucapnya.

Gubernur Cuomo pun memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di seluruh gedung pemerintahan negara bagian pada Kamis (21/1) waktu setempat, untuk menghormati ketiga tentara yang meninggal.