Internasional

Kecanduan Judi Online, Bocah Ini Habiskan Rp1,4 Miliar

LONDON, SENAYANPOST.com – Judi online membuat bocah di Inggris ini kehilangan akal. Menggunakan akun kredit milik ayahnya, ia memasang taruhan hingga menghabiskan uang senilai 80.000 poundsterling atau sekitar Rp1,4 miliar.

Bocah laki-laki berusia 13 tahun yang diketahui kecanduan judi itu terpikat setelah melihat iklan judi online saat menonton pertandingan sepak bola di Wembley.

Bocah asal Lancashire ini menggunakan ponsel untuk mengambil gambar kartu kredit bisnis perusahaan ayahnya dan mendaftar judi dengan akun orangtuanya.

Anak muda yang tidak diidentifikasi ini mulai ikut ratusan taruhan selama sepekan pertandingan sepak bola dan pacuan kuda. Beberapa taruhan bahkan menyentuh angka 3.000 poundsterling atau Rp55 juta.

“Saya tidak tahu kalau judi bisa buat kecanduan seperti merokok, minum-minuman, atau narkoba. Judi terlihat menyenangkan, dan saya pikir saya bisa dapat uang juga,” katanya seperti diwartakan The Sun, Minggu (3/6).

Dia mengaku, mendaftar judi dengan identitas ayahnya, termasuk data pribadi dalam kartu kredit sang ayah. Tagihan kartu kredit pada awalnya luput diketahui oleh perusahaan ayahnya. Hingga pada akhirnya, pihak bank menghubungi perusahaan enam bulan kemudian dengan indikasi adanya penggelapan.

Kepada orangtuanya, bocah laki-laki itu segera mengakui perbuatannya yang menggunakan uang sebesar 20.000 poundsterling atau Rp371,3 juta.

Dia dikirim ke psikoterapi. Orangtuanya berpikir dia telah sembuh dari candu judi. Namun, beberapa bulan kemudian dia pergi ke pesta judi selama seminggu dan bertaruh lebih dari 60.000 poundsterling atau Rp1,11 miliar.

Kini, orangtuanya tidak akan percaya lagi kepadanya dan mereka terpaksa mengambil pinjaman untuk membayar tagihan kartu kredit.

“Saya minta maaf atas apa yang saya lakukan. Saya merasa mengacaukan segalanya dan kehidupan kami tidak akan pernah sama lagi,” ungkapnya.

Keluarga tersebut ingin membagikan kisah hal yang dialaminya guna memperingatkan orang lain tentang bahaya judi online.

Pemerintah menyatakan, sebanyak 25.000 anak-anak usia 11 hingga 16 tahun kecanduan judi online. Otoritas menyerukan pengetatan regulasi untuk menghindari anak-anak dari perjudian. (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close