Keakraban Dua Presiden dan Capres di Laga Pencak Silat

Keakraban Dua Presiden dan Capres di Laga Pencak Silat

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Ada yang menarik dalam perhelatan pencak silat Asian Games, Rabu (29/8/2018) kemarin.

Bukan hanya masalah pelukan dua capres yang sedang bertarung di pilpres 2019, Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Tapi ada cerita menarik di baliknya. Ada tawa dan keakraban yang tercipta.

Usai berpelukan sejumlah wartawan mewawancarai keduanya disaksikan mantan Presiden, Megawati Soekarnoputri.

Berikut ini hasil wawancara lengkap dan suasananya.

Jokowi: Pertama saya hadir di sini untuk… pertama mengucapkan terima kasih, yang kedua juga ingin memberikan selaman kepada temen baik saya, sahabat saya, Pak Prabowo Subianto yang mengomandani. Beliau adalah Ketua IPSI, sehingga kita tahu semuanya, kita mendapatkan emas dari cabang olahraga pencak silat ini 14, sehingga total sekarang kita mendapatkan emas 30.
Saya kira ini semuanya untuk Indonesia, untuk negara, untuk rakyat semuanya.

Wartawan: Soal dipeluk gimana rasanya?

Jokowi: Tadi dipeluk sama Hanifan tadi, saya dengan Pak Prabowo nggak tahu kok diajak bareng tadi. Tapi yang jelas bau.

(Prabowo dan para tokoh tertawa. Prabowo bisa dikatakan tertawa paling seru)

Tapi baunya harum karena menang. Bau apa pun karena menang harum semuanya. Pak Prabowo menyampaikan hal yang sama.

Wartawan: Bonus untuk para atlet?

Jokowi: Iya ini kita siapkan segera. Saya akan perintahkan malam hari ini agar… kalau bisa… karena ini ada prosedur ya, kalau bisa sebelum keringat mengering bonus sudah diberikan. Tapi paling banyak sekali lagi uang negara habis banyak untuk pencak silat.

(Tawa pecah lagi)

Tapi saya rasa masyarakat bahagia semuanya, senang semuanya.

Wartawan: Pernyataan Pak Prabowo selaku Ketua IPSI?

Prabowo: Saya atas nama masyarakat pencak silat Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Wakil Presiden, dan Ibu Presiden Indonesia….

(Prabowo melihat ke arah Megawati. Megawati lalu memegang bahu kiri Prabowo)

yang ke…

Megawati: Lima. Jangan lupa

(Tawa pecah)

Prabowo: Bayangkan semua hadir di sini, di saat-saat kritis ini, membangkitkan semangat untuk masyarakat pencak silat. Kita bangga bisa berperan, bisa berbuat yang terbaik untuk negara dan bangsa. Kalau sudah untuk negara dan bangsa kita semua bersatu, tidak ada perbedaan.

Jokowi menimpali: bersatu, bersatu. (JS)