Kate Middleton Cari Pengurus Rumah Tangga, Syaratnya Tak Boleh Bergosip

Kate Middleton Cari Pengurus Rumah Tangga, Syaratnya Tak Boleh Bergosip
Kate Middleton

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Kate Middleton dan Pangeran William sedang mencari pengurus rumah tangga baru. Syaratnya, tak boleh ada gosip tentang keluarga kerajaan.

Duke dan Duchess of Cambridge menginginkan seseorang yang pandai menjaga kerahasiaan dan menjalankan kebijaksanaan. 

Mereka memasang iklan lowongan pekerjaan untuk menemukan orang yang tepat. Namun, tak ada gaji yang dicantumkan dalam iklan tersebut. Iklan hanya menyebutkan bahwa ini adalah kesempatan yang menarik.

Menurut The Sun, Sabtu, 24 Oktober 2020, pengurus rumah tangga ini akan berbasis di Istana Kensington, London Barat. Namun, ada kemungkinan harus mengikuti pasangan dan keluarga mereka saat berpindah tempat tinggal atau bepergian.

Kate dan Pangeran William memiliki tempat tinggal lain, termasuk di Anmer Hall, Norfolk, tempat mereka menjalani karantina selama lockdown akibat pandemi Covid-19. Mereka juga sering melakukan tugas kerajaan ke luar negeri. 

Orang yang melamar diharapkan dapat mengelola beban kerja yang bervariasi, menunjukkan inisiatif, puas bekerja secara fleksibel, termasuk dapat bepergian. Iklan tersebut mengatakan bahwa pengalaman itu penting dan pelamar yang berhasil akan secara pro-aktif mewakili pengurus rumah tangga senior.

"Anda akan tertarik untuk menghadapi tantangan baru yang muncul. Ini adalah kesempatan yang menarik untuk bergabung dengan tim yang suportif dan positif. Anda akan menjadi pemula yang juga menikmati bekerja secara kolaboratif,” demikian tertulis di iklan lowongan kerja itu.

Sebelumnya, Ratu Elizabeth juga memasang iklan lowongan pekerjaan untuk mencari tukang bersih-bersih rumah tangga magang yang akan ditempatkan di Kastil Windsor, tempat tinggalnya bersama Pangeran Philip, atau Istana Buckingham. Tukang bersih-bersih ini akan diminta magang selama 13 bulan dan tinggal di kediaman Ratu Inggris.

Pelamar yang beruntung akan dibayar 19.140 poundsterling atau sekitar Rp 367 juta setahun, dan menikmati paket liburan 33 hari.