Katarak Hanya Dapat Diselesaikan dengan Operasi

Katarak Hanya Dapat Diselesaikan dengan Operasi

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com - Gejala awal katarak yang biasanya dirasakan penderita adalah pandangan kabur, terasa berkabut serta silau apabila melihat cahaya pada malam hari seperti lampu mobil. 

“Apabila katarak yang terjadi sudah tahap lanjut, maka penderita hanya dapat melihat lambaian tangan atau bayangan yang samar,” kata Ketua Panitia Bhakti Sosial RSUP Dr. Sardjito, dr. Firman Setya Wardhana, di Yogyakarta, Sabtu (25/9/2021).

Ia menjelaskan, katarak merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan kekeruhan pada lensa mata yang dapat dialami oleh seorang penderita. 

Dia menjelaskan kekeruhan lensa dapat terjadi pada satu mata ataupun kedua mata, serta dapat pula terjadi pada laki-laki dan perempuan.

Dikatakan, karatak yang masih ringan, maka penanganan dapat dilakukan dengan pemberian kacamata.

“Namun apabila katarak yang terjadi sudah berat maka satu-satunya cara untuk mengobati katarak tersebut adalah dengan operasi,” katanya. 

Operasi yang dimaksud menurut Firman adalah mengganti lensa mata yang keruh dengan lensa tanam, dan prosedur tersebut perlu dilakukan di ruangan operasi khusus menggunakan alat yang bersih dan steril.

Sampai saat ini, jelas Firman, belum ada tetes mata atau pengobatan lain selain operasi yang dapat mengatasi katarak.

Penyelenggaraan operasi katarak di RSUP Dr. Sardjito ujarnya,  diatur sesuai koridor protokol kesehatan dengan screening melalui swab sebelum ke RSUP Dr Sardjito dengan target peserta operasi katarak sejumlah 135 pasien. 

Operasi katarak gratis ini didukung oleh spesialis-spesialis mata dengan teknik operasi tanpa jahitan.

Kegiatan ini, ujarnya, terselenggara atas kerjasama antara RSUP Dr Sardjito dan Departemen Ilmu Kesehatan Mata RSUP Dr. Sardjito/FKKMK UGM dengan Yayasan Baitul Al-Khariyah serta Badan Amil Zakat Nasional. (AS)