Kasus Video Porno, Luna Maya dan Cut Tari Dipraperadilankan

Kasus Video Porno, Luna Maya dan Cut Tari Dipraperadilankan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kasus video porno Ariel yang melibatkan Luna Maya dan Cut Tari kembali dibicarakan. Persoalannya, kasus yang pernah menghebohkan publik di tahun 2010 ini dinilai belum tuntas. Meski Ariel atau Nazril Irham sudah divonis penjara 3,5 tahun, namun status tersangka kedua lawan peran Ariel itu masih mengantung di kepolisian.

Nah, kasus ini pun akhirnya dibawa ke praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Gugatan praperadilan itu diajukan oleh Lembaga Pengawas dan Pengawal Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI). Mereka meminta Polri mengeluarkan surat pemberitahuan penghentian penyidikan (SP3) di kasus Luna Maya-Cut Tari, yang sudah mengendap bertahun-tahun di kepolisian.

“Bahwa termohon I (Polri) telah menyidik dan menetapkan Cut Tari Aminah Anasya binti Joeransyah M dan Luna Maya Sugeng sebagai tersangka tindak pidana pornografi sebagaimana diatur Pasal 282 ayat 1 KUHP dan telah menyerahkan,” tulis salinan praperadilan yang dikutip, Jumat (3/8/2018).

Salinan praperadilan tersebut ditandatangani oleh Kurniawan Nugroho selaku pemohon. Praperadilan tersebut kini sudah masuk PN Jaksel dan sidangnya dipimpin oleh hakim Florenssani Susanti.

Nugroho meminta hakim praperadilan menghentikan kasus dua wanita cantik ini di skandal video porno Ariel.

“Menyatakan secara hukum para termohon telah menghentikan penyidikan secara sah dan berdasar hukum terhadap tersangka Cut Tari Aminah Anasya binti Joeransyah M dan Luna Maya Sugeng,” tulis Nugroho dalam salinan tersebut.