HukumPeristiwa

Kasus Suap, 12 Anggota DPRD Kota Malang Dituntut Berbeda oleh Jaksa

MALANG, SENAYANPOST.com – Jaksa penuntut umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut secara berbeda pada 12 anggota DPRD Kota Malang, yang diduga terlibat dugaan korupsi menerima suap dari pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015.

Ke-12 terdakwa yang dituntut jaksa KPK tersebut antara lain Diana Yanti, Sugiarto, Afdhal Fauza, Syamsul Fajrih, Hadi Susanto, Ribut Haryanto, Indra Tjahyono, Imam Ghozali, Mohammad Fadli, Bambang Triyoso, Asia Iriani dan Een Ambarsari.

Tuntutan terhadap 12 anggota DPRD Malang itu dibacakan JPU Ahmad Burhanuddin dan Arif Suharmanto di ruang Cakra, Pengadilan Tipikor Surabaya. Dalam surat tuntutan Jaksa, 12 anggota Dewan Kota Malang terbukti melanggar pasal 12 a dan pasal 12 b nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Pembacaan tuntutan ini pun dimulai dari anggota DPRD Kota Malang bernama Afdhal Fauza. Ia dituntut 4 tahun 3 bulan penjara dengan denda sebesar Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan. Tak hanya itu terdakwa juga diwajibkan mengembalikan uang pengganti sebesar Rp 117,5 juta.

“Jika tidak dibayarkan dalam waktu sebulan akan dikenakan pidana penjara selama 3 bulan,” ujar jaksa Burhanuddin, Selasa (2/4/2019).

Untuk terdakwa Diana Yanti, jaksa menuntutnya dengan 4 tahun 3 bulan penjara dengan denda sebesar Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan. Selain itu terdakwa wajib membayar uang pengganti sebesar Rp 67,5 juta.

“Terdakwa sudah mengembalikan uang kerugian negara maka sisa terdakwa mengembalikan uang pengganti sebesar Rp 25 juta. Jika tidak dibayarkan akan dikenakan pidana penjara selama 1 bulan,” ucap Burhanuddin.

Hadi Susanto dituntut JPU 4 tahun 6 bulan penjara denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan. Selain itu terdakwa wajib membayar uang pengganti sebesar Rp 117,5 juta.

“Terdakwa sudah mengembalikan kerugian negara yang dinikmati maka terdakwa wajib mengembalikan sisanya sebesar Rp 106 juta, namun jika tidak dapat mengembalikan akan dikenakan pidana penjara selama 3 bulan,” ujar Burhanuddin.

Syamsul Fajrih dituntut oleh jaksa dengan 5 tahun penjara serta denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan. Terdakwa juga wajib mengembalikan uang oengganti sebesar Rp 117,5 juta jika tidak dapat mengembalikan akan dipidana penjara selama 3 bulan.

Sementara itu, untuk Sugiarto dituntut oleh jaksa selama 6 tahun penjara dengan denda sebesar Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan. Sama seperti yang lainnya terdakwa juga wajib mengembalikan uang pengganti sebesar Rp 117,5 juta namun jika tidak dapat mengembalikan akan dipidana penjara selama 3 bulan.

Sedangkan Indra Tjahyono dituntut dengan 4 tahun 3 bulan penjara serta denda sebesar Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan.

Imam Ghozali dituntut oleh jaksa selama 4 tahun 6 bulan penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan serta wajib membayar uang penganti sebesar Rp 117,5 juta. “Namun terdakwa sudah mengembalikan uang kerugian negara, sehingga terdakwa hanya membayarkan kekurangan uang penggantinya sebesar Rp 52,6 juta jika tidak dibayarkan akan kenakan pidana penjara selama 2 bulan,” ucap JPU, Arif Suharmanto.

Sementara itu terdakwa Mohammad Fadli dituntut dengan 4 tahun 6 bulan serta dikenakan denda sebesar Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan. Selain itu terdakwa juga wajib membayar uang pengganti sebesar Rp 117,5 juta. “Terdakwa sudah mengembalikan uang pengganti itu maka terdakwa hanya wajib membayarkan sisa kerugian negara sebesar Rp 67,2 juta jika dalam waktu satu bulan tidak dapat dibayarkan akan dikenakan dengan pidana penjara selama 2 bulan,” ucap Arif.

Bambang Triyoso dituntut oleh JPU dengan 5 tahun penjara dengan denda sebesar Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan. Serta membayar uang oengganti sebesar Rp 117,5 juta namun terdakwa hanya wajib membayar kekurangan uang pengganti tersebut sebesar Rp 55 juta jika tidak dibayarkan akan dikenakan pidana penjara selama 2 bulan.

Asia Iriani dituntut 4 tahun 6 bulan dengan denda sebesar Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan serta membayarkan uang pengganti sebesar Rp 117,5 juta. Akan tetapi terdakwa sudah mengembalikan uang negara sehingga terdakwa wajib membayarkan sisa kerugian negara itu sebesar Rp 105 juta jika tidak dapat membayar akan diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan.

Een Ambarsari dituntut 6 tahun penjara serta dikenakan denda sebesar Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan. Serta terdakwa wajib membayarkan uang pengganti itu sebesar Rp 117,5 juta jika tidak dibayarkan akan pidana penjara selama 3 bulan.

Ribut Haryanto dituntut oleh JPU selama 4 tahun 6 bulan dengan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan. Serta membayarkan uang pengganti sebesar Rp 117,5 juta, namun tersakwa sudah membayarkan uang pengganti,maka terdakwa hanya wajib mengembalikan sisa uang pengganti tersebut sebesar Rp 62 juta jika tidak bisa mengganti selama satu bulan akan dikenakan pidana penjara selama 2 bulan.

Selain itu, jaksa minta pada hakim agar 12 terdakwa yang merupakan anggota Dewan Kota Malang ini dicabut hak politiknya selama lima tahun. Usai tuntutan itu, hakim memutuskan untuk menunda sidang Kamis (11/4/2019), dengan agenda pledoi atau pembelaan.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close