Hukum

Kasus Korupsi Lahan Perumahan PNS Sarolangun Rp12 Miliar Dilimpahkan ke Pengadilan

JAMBI, SENAYANPOST.com – Kasus dugaan korupsi pengadaaan lahan untuk pembangunan perumahan PNS di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, yang merugikan negara Rp12 miliar, segera dilimpahkan Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi ke pengadilan.

“Penyidik segara melimpahkan kasus ini ke pengadilan untuk proses persidangan,” kata Jaksa penuntut umum (JPU), Insyadi, di Jambi, Sabtu (11/8/2018).

Ia menyebut, dalam waktu dekat ini berkas pelepasan aset lahan perumahan PNS Sarolangun pada 2013 dengan tersangka mantan Bupati Sarolangun H Madel, Joko Susilo mantan Ketua Koperasi Pemkasa dan Ferry Nursanti sebagai rekanan akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jambi.

Sebelum berkas perkaranya dilimpahkan ke Persidangan Tipikor Jambi, saat ini pihaknya tengah menyiapkan dan menyusun dakwaan untuk ketiga terdakwa. Selain tengah menyusun berkas dakwaan, Jaksa juga telah melakukan perpanjangan penahanan terhadap ketiga tersangka korupsi pelepasan aset untuk pembangunan Perumahan PNS Sarolangun itu.

“Menjelang dilimpahkan ke pengadilan guna menjalani proses persidangan, penahanan tersangka sudah diperpanjang JPU untuk beberapa hari ke depan,” ungkap Insyadi.

Diketahui, kasus perumahan PNS Sarolangun merupakan pembangunan rumah 600 unit sesuai perencanaan. Tapi, dalam pelaksanaannya yang terealisasi hanya 60 rumah dan temuan dari BPK menemukan adanya dugaan korupsi pada pelepasan hak atas aset berupa tanah milik Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang luasnya 241.870 meter persegi dengan nilai Rp12,09 miliar.

Sementara itu, kuasa Hukum Ferry Nursati, Rifki membenarkan kasus yang melibatkan kliennya itu saat ini telah masuk ke tahap penyusunan dakwaan. “Iya, benar. Kasusnya sudah masuk tahap dua dan dalam waktu dekat akan dipersidangankan,” ujarnya.

Terkait kasus ini, penyidik Kejati telah memeriksa saksi sebanyak 16 orang. Beberapa di antaranya Sekda Sarolangun, mantan Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun, Tommy Ilyas, Emilia Sari, dan Edwar, Kabid Aset.

Kasus dugaan korupsi tersebut telah menyeret sejumlah nama, seperti mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun, Hasan Basri Harun serta dua terdakwa lain, yakni Ade Lesmana Syuhada yang telah menjalani hukumannya di Lapas Klas II A Kota Jambi dan Ferry Nursanti selaku rekanan. (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close