Kesehatan

KASAD Sebut Ventilator Noninvasif Pindad Dapat Approval Kemenkes

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengungkapkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyetujui ventilator non-invasif buatan PT Pindad. Andika mendapat informasi itu dari Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose.

PT Pindad melakukan inovasi dengan membuat non-invasive ventilation atau ventilator yang bersifat non-invasif untuk menangani Covid-19 dengan teknik ventilasi mekanis tanpa menggunakan pipa trakea atau endotracheal tube pada jalan napas.

“Direktur Utama Pindad melaporkan ventilator non-invasif sudah mendapat approval dari Kementerian Kesehatan,” katanya dalam teleconference berkala dengan RSPAD seperti yang diunggah Youtube TNI AD, Minggu (24/5/2020).

Pindad, menurut Andika, akan melakukan uji klinis ventilator non-invasif yang syaratnya harus dilakukan di 10 rumah sakit.

“Namun, saya ingin Dirut Pindad melakukannya lebih dari 10 rumah sakit, dari 68 rumah sakit TNI AD di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Andika mengungkapkan, ventilator non-invasif yang diberikan ke beberapa rumah sakit untuk uji klinis akan diberikan kepada rumah sakit tersebut untuk menjadi hak milik.

“Rumah sakit yang memerima ventilator untuk uji klinis harus memberikan feedback mengenai hasil uji klinisnya. Nanti dilaporkan ke dokter tugas, selaku Kapuskes AD, kemudian dokter tugas yang akan melaporkan ke Dirut Pindad,” tuturnya.

Andika juga mengatakan, RSPAD juga akan mendapatkan ventilator non-invasif tersebut untuk percepatan penanganan Covid-19.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close