Internasional

Karena Konten Sihir, Sekolah di AS ‘Singkirkan’ Harry Potter

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Sebuah sekolah swasta di Tennessee, Amerika Serikat, memutuskan untuk menyingkirkan buku-buku Harry Potter dari perpustakaan. Kisah petualangan Harry Potter itu diklaim memasukkan berbagai kutukan dan mantra asli yang dapat membangkitkan roh jahat saat dibaca.

Dilaporkan The Guardian pada Senin (2/9), pastur dari Sekolah Katolik St. Edward di Nashville mengirimkan surel kepada para orang tua murid tentang penghapusan buku seri milik J.K. Rowling atas saran ‘beberapa pengusir setan’.

“Buku-buku tersebut menyajikan sihir sebagai hal yang baik dan buruk, yang sebenarnya tidak benar, tetapi faktanya sebagai penipuan yang cerdas. Berbagai kutukan dan sihir yang digunakan dalam buku tersebut benar adanya, di mana roh jahat dapat bangkit ke hadapan orang yang membacanya,” tulis Pendeta Dan Reehil kepada media setempat.

Rebecca Hammel, pengawas sekolah di wilayah keuskupan Nashville, menyatakan kepada The Tennessean bahwa Reehil memiliki wewenang untuk membuat keputusan tersebut.

Ia kemudian menambahkan meskipun buku-buku tersebut masih ada sampai akhir semester, tetapi perpustakaan baru yang berada di sekolah tidak menyediakannya.

“Kami benar-benar tidak melakukan pelarangan semacam itu selain memastikan bahwa apa yang diletakkan di dalam perpustakaan sekolah kami adalah bahan yang sesuai dengan usia anak-anak,” katanya, seperti dikutip CNN Indonesia.

Dirilis pertama kali pada tahun 1997, buku Harry Potter bercerita tentang berbagai kisah baik dan buruk yang berfokus pada petualangan Harry Potter seorang penyihir muda keturunan manusia yang berjuang melawan sihir jahat dari Lord Voldemort.

Meskipun buku ini sukses di seluruh dunia, serial yang dikarang oleh J.K. Rowling tersebut beberapa kali dilarang di beberapa sekolah di AS dan Inggris karena dituduh mendukung setan atau ilmu hitam. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close