Lintas Daerah

Kapal Tenggelam di Babel Ternyata Ilegal

OGAN KOMERING ILIR, SENAYANPOST.com – Tenggelamnya Kapal Motor (KM) Albert yang berangkat dari Sukadamai Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung (Babel), tenggelam di perairan Pulau Maspari, OKI, Sumsel, Rabu (13/6/2018), dan menewaskan 3 orang, ternyata menguak sebuah tindakan nekat.

“Kami tidak pernah mengeluarkan izin pelayaran untuk kapal seperti itu, apalagi sampai membawa penumpang hingga keluar daerah, antarpulau dan provinsi. Kapal itu ilegal,” kata Kabid Perhubungan Laut Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRP) Bangka Selatan, Maryono, Kamis (14/6/2018).

Ia menambahkan, KM Albert itu beroperasi secara diam-diam. Padahal, telah diimbau oleh dinasnya untuk tidak melakukan aktivitas atau beroperasi membawa dan mengangkut penumpang.

Sebab, kapal tersebut tidak layak untuk dijadikan sebagai sarana transportasi angkutan penumpang.

“Kapal itu tidak layak beroperasi di perairan laut,” tegasnya.

Kapal jenis itu hanya diperbolehkan beroperasi di wilayah sungai. Hanya saja, pihaknya tidak bisa melarang.

Keberadaan kapal itu dibutuhkan masyarakat dan pemerintah belum mampu menyediakan sarana kapal yang layak sebagai sarana transportasi laut antarpulau.

Ia menambahkan, Pemkab Basel terus berupaya menjalin kerja sama dengan Pemprov Sumsel untuk penyediakan transportasi antarpulau tersebut. Khususnya untuk melayani rute Basel dan Sumsel.

“Nanti akan dibahas lagi bersama-sama. Apakah kami yang menyediakan kapal dan pelabuhannya atau Pemprov Sumsel,” kata Maryono. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close