Lintas Daerah

Kanwil Kemnag DIY Sebut Ada Masjid Sebarkan Ajaran Intoleranisme

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Kepala Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Luthfi Hamid menegaskan, ada satu masjid di Daerah Istimewa Yogyakarta yang kini dalam pantauan dan pembinaan karena selalu menjagarkan sikap intoleran dan radikalisme.

Kepada wartawan di Kanwil Kemenag DIY Jalan Sukonandi, Kota Yogyakarta, Luthfi Hamid mengemukakan, khatib ataupun penceramah yang mengisi dakwah pengajian itu sering mengajarkan tiga hal, pertama ceramah itu mengandung materi tentang khilafiyah yang intinya membenturkan umat Islam dengan kelompok lain, kedua materi yang disampaikan membenturkan agama dengan kebudayaan dan negara dan yang ketiga materi yang mengandung kebencian kepada pemerintah.

Menurut Luthfi, materi yang disampaikan itu berdasarkan data yang tidak valid. “Inilah yang menjadi perhatian kita. Sedangkan kepastian tindaklanjutnya kita mendukung pendataan,” lanjut Luthfi.

Kepala Kanwil Kemenag Agama DI Yogyakarta Muhammad Luthfi Hamid menjelaskan satu masjid ini diperoleh dari pantauan yang dilakukan timnya dengan anggota badan intelejen kepolisian.

Lutfi juga memastikan, adanya penceramah yang provokatif di masjid ini atas inisiatif takmirnya dan tidak melalui persetujuan dewan masjid. (MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close