Internasional

Kali Pertama, Otoritas Saudi Terbitkan SIM untuk 10 Perempuan

RIYADH, SENAYANPOST.com – Arab Saudi memenuhi janjinya untuk memberikan kelonggaran bagi perempuan mengemudikan mobil. Otoritas Arab Saudi pada Senin (4/6) buktinya telah menerbitkan Surat Izin Mengemudi ( SIM) bagi 10 perempuan.

Langkah ini merupakan yang pertama kali, sejak negara itu melarang perempuan mengemudi mobil selama beberapa dekade.

Ke-10 perempuan tersebut dari berbagai kota itu menukar SIM internasional mereka dan memperoleh SIM dari Saudi.

Kantor berita resmi Saudi, SPA, menyebut direktorat umum lalu lintas mulai mengganti SIM internasional yang diakui di kerajaan dengan SIM Saudi. Kemudian pekan selanjutnya, sekitar 2.000 perempuan Saudi juga akan mendapatkan SIM.

Seperti diketahui, kerajaan Saudi bersiap untuk mengakhiri larangan mengemudi bagi perempuan mulai 24 Juni 2018.

“Sepuluh perempuan Saudi membuat sejarah pada Senin ini karena memperoleh SIM,” demikian pernyataan kementerian informasi bagian pusat komunikasi internasional (CIC).

Salah seorang perempuan yang menerima SIM, Rema Jawdat, tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya ketika mendapatkan SIM dari negaranya.

“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, saya akan menyetir di kerajaan ini,” katanya, seperti dikutip dari CIC.

“Bagi saya, mengemudi mewakili pilihan, yaitu pilihan untuk bergerak independen. Sekarang kami memiliki opsi itu,” imbunya.

Jawdat merupakan seorang pejabat di kementerian ekonomi dan perencanaan yang memiliki pengalaman mengemudi di Lebanon dan Swiss.

Perempuan lainnya kebanyakan memiliki SIM yang diberikan oleh negara lain, termasuk Inggris dan Kanada.

Sebelum mendapatkan SIM dari otoritas Saudi, mereka tetap harus melewati ujian mengemudi.

Saudi merupakan satu-satunya negara di dunia yang melarang perempuan mengemudi. Kritik global terus menghujani Saudi karena dianggap menindas perempuan. (WW)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close