Sepak Bola

Kalahkan Ronaldo, Immobile Resmi Sabet Sepatu Emas Eropa 2020

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Ciro Immobile resmi menyabet gelar Sepatu Emas Eropa setelah Cristiano Ronaldo “menyerah”.

Immobile telah mengoleksi 35 gol hingga pekan ke-37 Liga Italia 2019-2020. Sementara, Ronaldo baru memiliki koleksi 31 gol.

Meski masih ada satu laga tersisa di Liga Italia, jumlah gol Immobile sudah tidak mungkin dibalap Ronaldo. Sebab, Ronaldo tidak masuk skuad Juventus yang akan menjamu AS Roma pada pekan pamungkas Serie A di Stadion Allianz malam ini atau Minggu (2/8/2020) dini hari WIB.

Immobile juga mengungguli bomber Bayern Muenchen Robert Lewandowski, yang mencetak 34 gol di Bundesliga. Dengan gelar ini, Immobile menjadi pemain Italia pertama yang menyabet Sepatu Emas Eropa sejak Francesco Totti pada 2006-2007.

Pada musim tersbut, Totti menyarangkan 26 gol di Liga Italia bersama AS Roma. Satu musim sebelumnya, Luca Toni juga meraih penghargaan serupa berkat torehan 31 golnya bersama Fiorentina (2005-2006).

Selain gelar Sepatu Emas Eropa, Immobile juga di ambang pemecahan rekor gol di Serie A. Rekor tersebut hingga saat ini masih dipegang Gonzalo Higuain, yang membuat 36 gol dalam satu musim bersama Napoli pada 2015-2016.

Immobile bisa menyamai atau bahkan melampaui catatan milik Higuain pada pekan ke-38 Liga Italia. Ia masuk dalam daftar 24 pemain yang dibawa allenatore Lazio Simone Inzaghi untuk laga kontra Napoli di Stadion San Paolo dini hari nanti.

Berikut lima besar klasemen Sepatu Emas Eropa 2019-2020 hingga Sabtu:

Ciro Immobile (Lazio): 35 gol | 70 poin
Robert Lewandowski (Bayern Muenchen): 34 gol | 68 poin
Cristiano Ronaldo (Juventus): 31 gol | 62 poin
Timo Werner (RB Leipzig): 28 gol | 56 poin
Erling Haaland (RB Salzburg/Borussia Dortmund): 29 gol | 50 poin

Sebagai informasi, dalam klasemen Sepatu Emas Eropa, penilaian tidak hanya dari jumlah gol, tetapi juga pemain yang bersangkutan bermain di liga mana.

Contoh sederhana, Ronaldo mencetak 31 gol dan mendapat 62 poin karena ia bermain di Liga Italia yang koefisiennya tinggi (total gol dikali 2). Hitungan itu juga berlaku di liga top Eropa lainnya, seperti LaLiga (Sapnyol), Prmier League (Inggris), Bundesliga (Jerman), dan Ligue 1 (Perancis).

Sementara itu, untuk pemain yang mentas di kompetisi menengah, seperti Liga Belgia, Turki, Rusia, dan Austria, jumlah gol mereka dikali 1,5.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close