Kakak Pemilik Man City Jadi Nama Tol Layang Japek

Kakak Pemilik Man City Jadi Nama Tol Layang Japek
The National

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Nama Mohamed Bin Zayed yang jadi nama baru Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II merupakan kakak dari Sheikh Mansour, pemilik Manchester City.

Mohamed Bin Zayed adalah kakak dari Mansour bin Zayed atau yang dikenal dengan nama Sheikh Mansour. Sheikh Mansour adalah sosok penting di balik keberhasilan Man City menjelma jadi klub elite di Liga Inggris dan Eropa.

Sheikh Mansour membeli Manchester City dari mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra. Di bawah kekuasaan Sheikh Mansour, Manchester City jadi klub yang royal membeli pemain-pemain bintang.

Man City pun berhasil membangun kekuatan seiring kedatang banyak bintang mulai dari Carlos Tevez, Sergio Aguero, dan David Silva di awal era Sheikh Mansour hingga Kevin De Bruyne, Ederson, dan Ruben Dias yang jadi tulang punggung tim Man City saat ini.

Di era Sheikh Mansour, Man City meraih empat gelar Liga Inggris, dua gelar Piala FA, dan lima gelar Piala Liga.

Di musim ini, Manchester City masih menjaga peluang untuk merebut gelar di empat kompetisi yang diikuti. Di Liga Inggris, Man City memimpin 11 angka atas Manchester United.

Pada ajang Piala Liga, Man City bakal berduel lawan Tottenham Hotspur di babak final. Sedangkan di Piala FA, Man City juga masih bertahan di semifinal.

Sementara itu di Liga Champions, Man City tengah bersiap lawan Borussia Dortmund untuk duel di leg kedua perempat final. Pada leg pertama, Man Coty menang 2-1.

Mohamed bin Zayed dijadikan nama Jalan Top Japek II Layang. Peresmian nama itu dilakukan pada Senin (12/4) ini oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

"Perlu kami sampaikan juga sebelumnya nama jalan Presiden Joko Widodo juga telah dicanangkan di Abu Dhabi, sebuah jalan di jalan utama yang strategis antara Abu Dhabi National Exhibition Center menuju ke arah kompleks kedutaan. Ini juga merupakan sebuah penghormatan pada bangsa Indonesia yang diberikan oleh pemerintah UAE khususnya Sheikh Mohamed Bin Zayed. Jadi, itulah latar belakang dari perubahan nama ini," ucap Pratikno.