Lintas Daerah

Jumlah Penghuni Lapas di Jatim Over Kapasitas 121 Persen

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Jumlah penghuni Lapas di Jatim sudah over kapasitas bahkan lebih dari 100 persen. Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati mengatakan, kondisi lapas atau rutan di Jatim rata-rata mengalami overcrowded atau terlalu penuh. Berdasarkan data di Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), jumlah penghuni per 13 Februari 2019 sebanyak 27.320 WBP.

Padahal, kata dia, idealnya seluruh lapas atau rutan di Jatim hanya memiliki daya tampung sekitar 12.498 orang. Dengan demikian, rata-rata overcrowded yang terjadi saat ini mencapai 121 persen.

“Namun di beberapa UPT, tingkat overcrowded-nya sudah lebih dari 200 persen. Seperti di Rutan Surabaya yang mencapai 445 persen, Lapas Malang 219 persen, dan Lapas Banyuwangi 310 persen,” kata Susy, Senin (18/2/2019).

Susy menambahkan, jumlah penghuni kasus narkotika paling mendominasi lapas atau rutan di Jatim. Jumlah WBP kasus narkotika mencapai 14.037 orang, yang didominasi oleh bandar dan pengedar sebanyak 7.493 orang.

Kondisi ini, menurutnya cukup menyulitkan pihaknya untuk melakukan pembinaan WBP. Tren overkapasitas ini dipastikan akan terus naik. Bahkan dari segi keamanan juga akan semakin rawan.

“Saat ini rasio antara jumlah petugas dan penghuni saja sudah sangat tinggi, sekitar 1: 120. Kalau ditambah terus, kami khawatir akan mempengaruhi pengamanan dan pembinaan yang kami berikan,” jelasnya.

Menurutnya, selama ini belum ada solusi konkrit terkait fenomena over kapasitas ini. Sebab, penghuni yang masuk selalu lebih besar daripada yang keluar.

Meski demikian, Susy mengakui saat ini kondisi lapas atau rutan di Jatim masih relatif aman. Hal ini dikarenakan upaya yang terus menerus dilakukan pihak lapas atau rutan.

“Kami selalu tekankan untuk melakukan kolaborasi internal maupun eksternal untuk menunjang tugas dan fungsi, sehingga dalam melaksanakan tugas bisa lebih mudah,” katanya. (AF)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close