Nasional

Jumlah Korban Tewas Bom Gereja Surabaya Bertambah Jadi 4 Orang

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Jumlah korban tewas dalam ledakan bom gereja di Surabaya bertambah.

Selain dua korban meninggal di gereja Santa Maria Tak Bercela, ada dua korban meninggal lagi akibat ledakan di GKI Diponegoro dan Gereja Pantekosta Jalan Arjuno.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera saat meninjau lokasi ledakan di Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya.

“Dua korban meninggal ini diantaranya 1 korban meninggal di GKI Jalan Diponegoro seorang ibu sedangkan satu korban meninggal di Jalan Arjuno masih diidentifikasi,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans, Minggu (13/5/2018).

Frans menegaskan, sampai saat ini ledakan hanya terjadi tiga lokasi. Informasi yang beredar bahwa terjadi ledakan di lima lokasi itu tidak benar.

Ia memastikan ledakan yang terdengar di gereja Santa Maria Tak Bercela diduga bom bunuh diri.

“Saat ini seluruh gereja di Surabaya dijaga ketat dan dilakukan penyisiran,” ujarnya.

Berikut data korban luka-luka ledakan bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela jl Ngagel : 1. Desponda, 20 thn, jl. Ngagel Rejo 6 Lebar 25 2. Teddy, 64 thn. Alamat. Medokan Asri Utara blok P-12 3. Wenny, 37 thn, jl. Barata Jaya XX no. 21 4. Fransiska, alamat jl. Klampis Anom gg. 17 no.10 5. Evelin, 11 th, jl. Barata Jaya 21/26 Surabaya 6. Nathania, 8 th, Jl. Barata Jaya 21/ 20 7. Suminto, 57 th, Semolowaru Elok blok-E no.15 8. Megasasi, 54 th, Gubeng Kertajaya 9D no.52 9. Sidiq, Kesamben Pojok Rejo 10. Mulyono, Manyar Tirtoyoso Selatan 1/17 11. Junaidi, Anggota Polsek Gubeng 12. Dian Tirawan, jl. Tirtoyoso Selatan 1/17 13. Warsinto, jl. Klampis Anom 17/10 14. Ari Setiawan, jl. Ngagel Rejo 12.

Korban meninggal dunia, 1. Evan, 12 th, jl. Barata Jaya 21/26. Pelaku bom bunuh diri belum teridentifikasi. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close