Juara Ninja Warrior Terancam 95 Tahun Bui karena Berhubungan Seks dengan Gadis Remaja

Juara Ninja Warrior Terancam 95 Tahun Bui karena Berhubungan Seks dengan Gadis Remaja

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Andrew “Drew” Drechsel, juara American Ninja Warrior, ditangkap polisi atas serangkaian tuduhan kejahatan seks anak.

Tuduhannya termasuk merayu seorang gadis di bawah umur untuk melakukan hubungan seks dan membuat pornografi anak.

Drechsel (31) ditangkap di rumahnya di St Cloud, Negara Bagian Florida, Amerika Serikat ( AS) pada Selasa (4/8/2020).


Demikian pengumuman dari Kantor Kejaksaan AS di Distrik New Jersey dalam siaran pers yang dilansir Daily Mail.

“Real Life Ninja” itu diduga memulai hubungan seks dengan gadis 15 tahun di New Jersey pada 2015, menurut dokumen yang diperoleh Daily Mail.

Drechsel tampaknya bertemu dengan korban di acara kontestam American Ninja Warrior.

Mereka lalu bertuka nomor telepon dan mulai saling berkirim pesan.

Drechsel dikatakan mengajak gadis yang tinggal di New Jersey itu untuk berkunjung ke gym-nya, The Real Life Ninja Academy di Hamden, Connecticut, pada Juli 2015 sebagai hadiah ulang tahunnya yang ke-15.

Sejoli itu berkirim pesan tentang “rencana aktivitas seksual” jelang kunjungan tersebut, tulis laporan pengaduan.

Drechsel dan si gadis lalu berbincang dengan akrab setelah pacar Drechsel, April Beckner, pulang.

Jaksa penuntut mengatakan, Drechsel meletakkan kasur dan selimut di kantornya, tempat dia berhubungan seks dengan remaja itu.

Si gadis lalu diduga memberi tahu ibunya tentang hubungan seks itu beberapa hari kemudian.

Ibu korban berkata, Drechsel tidak menyangkal aktivitas seksual itu tetapi mengaku tidak tahu umur korban.

Beberapa minggu kemudian Drechsel mengontak korban lagi dan kembali membahas hubungan seksual, kata jaksa penuntut.

Kemudian pada Januari 2016 Drechsel menginfokan ke korban bahwa dia sedang pergi dari Connecticut ke New Jersey dan ingin bertemu untuk berhubungan seks lagi.

Dia dilaporkan menjemput remaja itu dari rumahnya, lalu menuju tempat parkir sebuah restoran di Marlton dan berhubungan seks di sana.

Korban mengaku mereka berhubungan seks beberapa kali saat dirinya berusia antara 15-17 tahun.

Mereka juga berhubungan via Skype, di mana Drechsel diduga meminta gadis itu melepas pakaiannya di banyak kesempatan, dan merekam pertemuan itu dengan ponsel tanpa sepengetahuan korban.

Foto-foto bugil dan rekaman video korban ditemukan penyelidik di ponsel lama Drechsel.

Salah satu gambar diambil saat korban berusia 14 tahun. Gadis yang sekarang berusia 19 tahun itu kemudian melapor ke polisi pada Juni 2019.

Polisi lalu berbicara ke ibunya, yang membenarkan putrinya mengakui hubungan gelap itu.

Menurut keterangan ibundanya, ia tidak boleh melapor ke polisi saat itu karena putrinya mengancam akan melukai dirinya.

Tuduhan yang diarahkan ke Drechsel di antaranya pembuatan pornografi anak, merayu anak di bawah umur untuk bepergian melakukan hubungan seks terlarang, dan perjalanan dengan maksud menyetubuhi anak di bawah umur.

Pengacara Drechsel, Frank Riccio, pada Selasa (4/8/2020) mengatakan kliennya berencana mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan.

Drechsel dan Beckner baru saja dikaruniai anak pertama mereka pada Desember 2019.

Drechsel merupakan pemenang panjat tali untuk Team USA di kompetisi USA vs The World dalam American Ninja Warrior 2019. Ia juga menjadi bagian Team USA awal tahun ini.

Empat dakwaan yang dihadapinya jika digabungkan akan menjadi kurungan maksimal 95 tahun penjara, dengan denda maksimal 250.000 dollar AS (Rp3,6 miliar, kurs Rp14.700/dollar AS) per dakwaan.