Politik

Jokowi Temui Ketum Parpol Pendukung Jelang Pelantikan Presiden

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Presiden Joko Widodo bertemu dengan jajaran ketua umum partai politik pendukungnya jelang pelantikan Presiden-Wakil Presiden periode 2019-2024 pada Minggu (20/10).

Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate mengungkapkan rangkaian pertemuan itu telah dimulai saat Jokowi menemui Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (16/10).

Pertemuan itu, kata dia, dilakukan untuk membahas perkembangan situasi politik yang berlangsung cepat dalam beberapa waktu terakhir.

“Benar, Presiden diskusi lagi dengan partai pengusungnya. Kan baik karena masyarakat berspekulasinya luar biasa, manuver, dan akrobatik politik yang berkembang sekarang juga luar biasa. Presiden perlu bertemu supaya ambil keputusan dengan benar,” kata Johnny kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (17/10).

Dalam pertemuan dengan Surya, dia menerangkan bahwa Jokowi sempat membahas kemungkinan penambahan jumlah partai politik pendukung pemerintah. Namun, menurutnya, Jokowi memiliki empat pertimbangan sebelum menerima anggota koalisi baru.

Pertama, katanya, Jokowi mempertimbangkan kesesuaian visi dan misi partai politik yang akan bergabung dengan visi dan misi yang sudah disusunnya.

“Jangan bawa visi, misi baru,” ucap Johnny.

Selanjutnya, Jokowi mempertimbangkan apakah kehadiran parpol baru dalam koalisi mampu memberikan kepastian terhadap peningkatan kinerja kabinet di pemerintahan mendatang.

Ketiga, lanjutnya, Jokowi mempertimbangkan apakah partai politik baru yang akan bergabung bisa menjaga soliditas dan tidak memperburuk persatuan di kabinet mendatang.

Terakhir, Johnny berkata, Jokowi mempertimbangkan apakah partai politik yang akan bergabung itu bisa memastikan serta mampu meningkatkan koordinasi di kabinet.

“Bisa melakukan koordinasi yang baik di anggota kabinet, bukan kerja sendiri-sendiri,” ucapnya.

Senada, Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa juga akan bertemu dengan Jokowi sebelum acara pelantikan Jokowi-Ma’ruf Amin. Menurutnya, Jokowi belum menjelaskan jumlah portofolio kementerian yang akan ditawarkan untuk diisi kader-kader terbaik dari partai politik koalisinya.

“Satu-dua hari ke depan PPP akan diajak berkomunikasi. Ya kami sabar-sabar saja lah. Nanti kalau mendesak-desak malah enggak dikasih sama Pak Jokowi gimana?” Kata dia. (AR)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close