Jokowi Tegaskan Tingkat Kematian Akibat Covid-19 Alami Penurunan

Jokowi Tegaskan Tingkat Kematian Akibat Covid-19 Alami Penurunan

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Tingkat kasus aktif, kasus sembuh, dan kematian akibat virus corona (covid-190 di Indonesia merangkak naik. Namun, angka kematian pasien Covid-19 masih harus menjadi perhatian karena masih berada di atas rata-rata dunia.

“Ini saya kira tugas besar kita ada di sini. Bagaimana angka rata-rata kematian bisa ditekan terus,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka rapat terbatas laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Senin (12/10/2020).

Jokowi menjabarkan, per 11 Oktober 2020, tingkat kematian pasien Covid-19 di Indonesia sebesar 3,55 persen. Meskipun telah menurun dibandingkan dua pekan yang lalu, yakni 3,77 persen, namun masih jauh di atas rata-rata dunia, yaitu 2,88 persen.

Jokowi juga menjabarkan, per 11 Oktober 2020, rata-rata kasus aktif Covid-19 di Indonesia sebanyak 19,97 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan capaian rata-rata dunia, yakni 22,1 persen.

Begitu pula dengan tingkat kesembuhan per 11 Oktober yang mencapai 76,48 persen, di mana dunia 75,03 pesen.

“Ini juga sudah lebih baik. karena itu angka rata-rata kesembuhan harus terus diperbaiki, terus ditingkatkan, dengan meningkatkan standar pengobatan baik di RS, ruang ICU maupun di tempat-tempat isolasi,” katanya.

Sementara itu, sebelumnya Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat penambahan kasus kematian pasien Covid-19 turun 7,7 persen selama satu pekan, dibandingkan pekan sebelumnya. Data ini berdasarkan rekapitulasi hingga 4 Oktober 2020.

Satgas juga mencatat kematian pasien Covid-19 tertinggi terjadi pada orang lanjut usia. Kelompok usia lebih dari 60 tahun mencatat rasio kematian sebesar 14,67 persen atau paling tinggi dibandingkan dengan kelompok usia lainnya.

Kemudian rasio kematian kelompok usia 46 tahun hingga 59 tahun juga cukup tinggi, yakni mencapai 6,11 persen. (Jo)