Nasional

Jokowi: Selamat Menjalankan Puasa, Mari Jaga Toleransi

JAKARTA, SENAYANPOST.com ‐ Umat muslim mulai menjalankan puasa pertamanya, Kamis (17/5). Presiden Jokowi pun mengajak seluruh masyarakat menjaga perdamaian dan persaudaraan khususnya di bulan Ramadan. Pesan disampaikan di hari pertama berpuasa hari ini.

“Saya mengajak semuanya menjaga toleransi, mengedepankan kerukunan, menjaga persaudaraan, menjaga ukhuwah islamiyah, menjaga ukhuwah wathaniyah kita,” kata Jokowi di Istana Bogor, Kamis (17/5).

Presiden turut mengajak seluruh umat muslim menjalankan ibadah puasa dengan hati damai, bersih, serta saling menghormati antarumat.

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan sehingga ibadah puasa yang dilakukan sesuai dengan yang diajarkan Nabi Muhammad yakni penuh keikhlasan.

“Saya Joko Widodo, Presiden RI mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bulan Ramadan 1439 H kepada seluruh umat muslim,” ujarnya.

Di hari pertama puasa, Jokowi beraktivitas seharian di Istana Bogor. Berdasarkan keterangan resmi, seluruh agenda presiden hari ini bersifat internal.

Kemarin, Presiden Jokowi melaksanakan salat tarawih pertamanya di Masjid Istiqlal, Jakarta. Ia didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto mengandeng para dai muda untuk melakukan proses deradikalisasi di tengah-tengah masyarakat.

Langkah itu ditempuh menyikapi rangkaian serangan teror yang terjadi di beberapa daerah belakangan ini.

Wiranto pun mengundang Forum Dai Muda Indonesia (FDMI) ke kantornya dan mengajak organisasi itu berp[artisipasi aktif memberantas radikalisme.

“Terutama kita fokus bagaimana peran dai muda menyadarkan dan mencegah masyarkat ini dari paham-paham radikal, karena isu dan paham itu muaranya ke terorisme,” kata Ketua FDMI Muhammad Nur Huda.

Huda mengatakan FDMI merasa terpanggil untuk menjaga rasa kebhinekaan yang dimiliki Indonesia agar tak retak akibat aksi-aksi teror yang marak di Indonesia saat ini.

Partisipasi aktif FDMI, Huda mencontohkan dengan menggiatkan ceramah keagamaan yang moderat, memperkuat penyuluhan dan pendampingan ke berbagai majelis taklim di tengah-tengah masyarakat.

“Jadi kita akan bergerak [memberantas terorisme] di hulunya, karena sekarang, kan, yang tampak cuma di hilirnya. Makanya Wiranto tadi mendukung dai muda memberikan pemahaman di tingkat masyarakat terkait kontra radikalisme ini,” kata Huda.

Selain itu, Huda juga mendukung agar DPR dapat secepatnya merevisi Undang Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (RUU Terorisme).

Menurutnya, peraturan itu bakal memberikan kerangka acuan dan payung hukum yang jelas bagi aparat dalam memberantas terorisme, dan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close