Ekonomi

Jokowi Sebut Tarif MRT di Kisaran Rp9.000

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Presiden Jokowi berkesempatan menjajal moda transportasi massal yaitu kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta pada pagi ini. Jokowi naik dari Stasiun Bundaran HI menuju Stasiun Lebak Bulus. Perjalanan ini menempuh jarak kurang lebih 16 km.

Di Lebak Bulus, Jokowi mengungkapkan progres pembangunan MRT Jakarta ini sudah mencapai 97 persen. Dimana ditargetkan pada Maret 2019 sudah bisa beroperasi perdana.

“Kami harapkan nanti Maret 2019 bisa jalan, saat ini masih uji coba terus,” katanya di Depo MRT Lebak Bulus, Selasa (6/11/2018).

Dia juga mengomentari kecanggihan MRT Jakarta yang selama perjalanan di dalam kereta, dinyatakan mampu meredam suara dari luar.

Jokowi membeberkan rencana harga tiket MRT saat operasi nanti. “Kira-kira tarifnya kurang lebih Rp8-9 ribu,” sebutnya.

Dengan beroperasinya MRT Jakarta ini nanti, harapannya bisa mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di wilayah Jabodetabek dan sekaligus bisa mengurangi kemacetan DKI Jakarta.

Sebelumnya, PT MRT Jakarta telah mengajukan tarif sebesar Rp13 ribu untuk jarak terjauh saat ini, yaitu Stasiun Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.

Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta, Agung Wicaksono, mengatakan pihaknya sudah mengkaji terhadap tarif MRT dengan panjang litasan tahap pertama 16 km. Hasil kajian tersebut telah di ajukan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai regulator.

“Tarif sudah lakukan kajiannya, dan sudah studi. Dan sudah sampaikan usulannya ke pemerintah,” kata Agung, pada Kamis (4/10)

Agung menyebutkan, besaran nominal harga tiket MRT untuk 10 km pertama Rp8.500, kemudian ditambah Rp700 setelah penumpang melewati 10 km pertama.

Dia pun memperkirakan total tarif MRT dengan rute tahap pertama Lebak Bulus – Bundaran Hotel Indonesia atau sebaliknya mencapai Rp13 ribu. Besaran harga tersebut sudah termasuk disubsidi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Dihitung saja, Rp8.500 10 km kalau sampai ujung 16 km rata-rata Rp13 ribu. Dari ujung ke ujung ya, ini tergantung, dari Lebak Bulus turun di mana,” katanya.

Rencananya MRT diuji coba pada akhir 2018 kemudian beroperasi Maret 2019. Saat ini pengerjaannya sudah mencapai 96,53 persen. Moda transportasi masal tersebut bisa mengangkut 130 ribu sampai 170 ribu penumpang per hari.

“Pada hari ini kami berada di konstruksi. 96,53 persen ya bisa dibilang kurang dari 4 persen lagi,” katanya.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close