Tak Berkategori

Jokowi Perintahkan Kapolri Bongkar Jaringan Terorisme Hingga Akarnya

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Aksi terorisme di Surabaya yang mengakibatkan korban jiwa 10 orang dikecam Presiden Jokowi. Presiden RI Joko Widodo memerintahkan Kapolri Tito Karnavian untuk membongkar jaringan terorisme hingga ke akarnya.

“Pagi tadi saya perintahkan Kapolri usut tuntas jaringan pelaku. Saya perintahkan bongkar sampai ke akar-akarnya,” kata Jokowi di RS Bhayangkara, Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Jokowi tiba di Surabaya dan langsung mengunjungi gereja GKI di Jalan Diponegoro. Di sana, Presiden sempat masuk ke pelataran gereja dan meninjau sekitar lima menit.

Selanjutnya pada pukul 15.45 WIB Presiden tiba di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuna kemudian menyambangi RS Bhayangkara. Sejumlah korban luka dilarikan ke RS tersebut.

Di konferensi pers-nya, Jokowi mengutuk keras insiden yang menewaskan setidaknya 11 orang dan membuat puluhan lainnya tersebut.

“Tindakan Terorisme sungguh biadab dan di luar batas kemanusian, menimbulkan korban anggota masyarakat dan polri, dan anak-anak tak berdosa,” ujar Jokowi.

“Tidak ada kata yang dapat menggambarkan betapa dalam rasa duka cita kita semua akibat jatuhnya korban,” lanjut Jokowi.

Presiden Jokowi juga mengecam tindakan teroris yang melibatkan anak kecil untuk bom bunuh diri tersebut.

Sementara itu, data jumlah korban meninggal akibat aksi teror bom di sejumlah gereja di Surabaya terus bertambah. Terakhir, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menyampaikan bahwa mereka yang meninggal menjadi 10 orang.

“Sbelumnya saya menyatakan bahwa sembilan korban meninggal dunia, 40 (luka-luka) yang berada di rumah sakit. Dengan sangat menyesal kami harus menympaikan perkembangan bahwa ada 10 yang meninggal dunia,” kata Barung.

Dari jumlah itu, Barung menuturkan delapan orang belum diidentifikasi dan masih berada di tempat kejadian perkara. Alasannya karena polisi masih melakukan olah TKP.

“Sedangkan dua ada di rumah sakit,” kata dia lagi.

Barung menambahkan korban luka-luka yang terakhir adalah 41 orang. Sedangkan sebelumnya, dari sembilan orang yang meninggal dunia, dua orang sudah diidentifikasi di rumah sakit, 7 masih di TKP belum diangkut dan belum diidentifikasi. Jenazah mereka berada di Gereja Katolik di Ngagel, Gereja Pantekosta di Arjuna, Gereja Kristen Indonesia di Diponegoro, Surabaya. (AF)

KOMENTAR
Show More
Close