Nasional

Jokowi: Pembangunan untuk Dinikmati Generasi Mendatang

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pembangunan ekonomi bukan hanya untuk dinikmati pada masa sekarang, tapi juga harus dirasakan dalam jangka panjang oleh generasi mendatang.

Karena itu pembangunan mesti berkesinambungan. Salah satunya dengan keberlanjutan pembangunan ketersediaan infrastruktur sebagai penyangga.

“Selama empat tahun ini, infrastruktur dibangun secara masif dan merata di seluruh pelosok tanah air. Yang bertujuan bukan hanya dinikmati saat ini, melainkan untuk generasi mendatang,” demikian Presiden Jokowi di depan sidang tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Karena itu kata Jokowi. pemerintah mempercepat pembangunan nasional, baik pembangunan infrastruktur fisik maupun infrastruktur sosial, bekerja untuk menghadirkan pemerataan ekonomi yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, dan mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama pembangunan nasional.

Selain itu, pemerintah mendorong sentra-sentra pertumbuhan ekonomi untuk terus tumbuh sejalan dengan pembangunan infrastruktur.

Pelabuhan, bandara, rel kereta api, jalan, dan jalan tol dibangun terintegrasi dengan sentrasentra pertumbuhan ekonomi daerah sehingga bisa memberi nilai tambah bagi pengembangan wilayah dan juga berdampak pada UMKM.

“Konektivitas yang makin tersambung akibat pembangunan infrastruktur bukan hanya akan membuat ekonomi kita lebih efisien dan berdaya saing, tapi juga akan mempersatukan kita sebagai bangsa. Begitu pula dengan pembangunan infrastruktur transportasi massal modern di perkotaan, seperti LRT dan MRT, akan membangun budaya baru, peradaban baru dalam bidang transportasi massal,” jelas Presiden.

Menurut Presiden, peradaban baru yang tidak ada pembandingnya dalam sejarah negara karena sama sekali belum pernah dilakukan.

Sekali lagi, pembangunan infrastruktur fisik juga sekaligus bagian dari strategi kebudayaan dalam menghadapi tantangan-tantangan kekinian dan masa depan.

Tol laut terus kita kuatkan konektivitasnya dengan pembangunan dan pengembangan pelabuhan, yang dari tahun 2015 sampai 2017 sudah mencapai 477 lokasi.

Antara tahun 2015 sampai 2017, sudah terbangun jalur kereta api yang panjang akumulatif-nya sekitar 369 kilometer spoor rel kereta, sudah terbangun 11 bandara baru, dan 397 kilometer jalan tol yang sudah operasional.

Kita terus membangun dan mengintegrasikan jalan Trans Sumatera, Trans Jawa, Trans Papua, yang membuka kesempatan-kesempatan baru bagi rakyat.

Jalan-jalan baru tersebut kata Jokowi, akan menjadi bagian dari keberhasilan pengelolaan arus mudik Lebaran tahun ini, yang berjalan lancar, nyaman, dan penuh keriangan. Proyek-proyek kelistrikan dengan sumber energi baru terbarukan.

Seperti Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Sidrap di Sulawesi Selatan, akan terus kita kerjakan di seluruh pelosok Tanah Air untuk mencukupi kebutuhan listrik masyarakat dan meningkatkan elektrifikasi.

Hal itu agar daerah-daerah perbatasan dan desa-desa terdepan kita akhirnya dapat menikmati aliran listrik setelah menunggu 73 tahun kemerdekaan.

“Begitu juga saat Pemerintah membangun waduk, bendungan, dan irigasi agar petani-petani di seluruh Indonesia dapat melakukan panen lebih dari satu kali, yang akan membantu bangsa Indonesia mencapai ketahanan pangan,” pungkasnya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close