Opini

Jokowi-Ma’ruf di Mata Da’i Muda

Oleh: Khairy Fuady

SEBAGAI sebuah gerakan yg konsen dalam pembinaan dakwah di kalangan muslim perkotaan, Pusat Syi’ar dan Dakwah Da’i Muda Al-Mahabbah menyambut baik keputusan Pak Jokowi untuk menggandeng Abuya KH. Ma’ruf Amin sebagai Cawapres. Keputusan ini, hemat kami, menegaskan positioning Pak Jokowi yang secara terbuka dan tanpa tedeng aling-aling menunjukkan keberpihakannya kepada Islam yang damai

Sedari awal terpilihnya Pak Jokowi di Pilpres 2014, sikap negara tak pernah berubah soal pentingnya menjaga persatuan dan harmoni keberagaman. Hal ini terekam dalam catatan diusulkannya Perppu Ormas, dibubarkannya HTI, dan diterbitkannya undang-undang ‘Hate Speech (Ujaran Kebencian)’.

Tentu setiap patahan peristiwa itu melahirkan pro dan kontra. Tapi jika dilihat dr konsistensi sikap negara, itikad baik untuk melakukan perlawanan terhadap radikalisme dan intoleransi adalah hal yang wajib untuk kita dukung. Kita tidak rela jika Indonesia menjadi negara gagal, sebagaimana negara-negara yang hidup dalam konflik tak berkesudahan, dihimpit oleh radikalisme dan intoleransi.

Tinggal PR berikutnya adalah, bagaimana menjadikan pasangan ini diterima di kalangan muda, generasi milenial. Kiai Ma’ruf Amin adalah Ulama sekaligus politisi senior. Kehadiran beliau adalah embun penyejuk dari panasnya iklim tarik menarik kepentingan partai koalisi. Beliau yang juga seorang pakar ekonomi keumatan, menjadi harapan bagi terwujudnya kemajuan dan pemerataan ekonomi untuk seluruh anak bangsa.

Alhasil untuk Sahabat Muda, mari bergabung dalam arus besar gerakan ini. Bersama Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin, kita wujudkan sebuah bangsa yang harmonis dan maju sejahtera. Karena di seberang sana, jargon tentang KEBARUAN adalah PALSU BELAKA. CAPRESNYA ITU-ITU AJA, CAWAPRESNYA PUN BELUM SUKSES DI JAKARTA!

Penulis, Ketua Pengurus Pusat Syi’ar dan Dakwah Da’i Muda Al-Mahabbah, Tinggal di Jakarta

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close