Hukum

Jokowi: Lapas Super Nusakambangan Rampung dalam Empat Bulan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Presiden Jokowi menargetkan penambahan lembaga pemasyarakatan (lapas) dengan pengamanan maksimal di Nusakambangan akan rampung dalam empat bulan.

“Sudah ada, nanti tiga sampai empat bulan lagi selesai. Super maksimum tapi di Nusakambangan,” kata Jokowi di Jakarta, Rabu (23/5).

Ia mengatakan pembangunan lapas telah dimulai sejak lama dan akan segera selesai.

Hal ini disampaikan menyikapi permintaan penambahan lapas sekaligus rumah tahanan (rutan) dengan pengamanan dan pengawasan maksimal bagi narapidana, terpidana, atau tersangka pidana terorisme.

Usulan ini disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam rapat terbatas di Kantor Presiden beberapa hari lalu.

“Tinggal penyelesaian akhir dengan kapasitas lebih dari 500 kamar,” ujarnya.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly sebelumnya mengatakan pihaknya tengah membangun lapas berkategori high risk dan dikhususkan bagi para narapidana berisiko tinggi, seperti kasus terorisme dan narkoba.

Dia mengatakan lokasi pembangunan lapas itu berada di Pasir Putih Nusakambangan.

Sementara itu, pemindahan rutan cabang Salemba Mako Brimob ke Cikeas masih tahap perencanaan dan harus dimatangkan terlebih dulu.

“Itu masih dalam proses engineering, belum diputuskan,” kata Jokowi.

Tito menyampaikan pemindahan rutan cabang Salemba diperlukan sebab sudah tak bisa lagi menampung tahanan terorisme pasca kerusuhan di sana dua pekan lalu yang menewaskan lima anggota Polri.

Menurutnya, Cikeas dipilih menjadi rutan baru karena terdapat satu resimen Brimob.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close