Nasional

Jokowi Imbau Negara Lain Tak Ikuti Keputusan AS di Israel

BOGOR, SENAYANPOST.com – Presiden Jokowi turut mengecam rencana kepindahan Kedutaan Besar AS ke Yerussalem.Ia juga meminta negara lain tidak mengikuti langkah Washington itu.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi dalam sambutannya ketika membuka Konferensi Ulama Trilateral Afghanistan, Indonesia dan Pakistan di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (11/5/2018).

“Indonesia mengecam keras keputusan ini, keputusan pelanggaran ini melanggar resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB. Oleh karena itu, saya mendesak Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB untuk membahas isu tersebut dan mengambil langkah selanjutnya,” katanya.

Pada saat yang sama, Jokowi meminta kepada negara-negara lain untuk tidak mengikuti langkah AS yang memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerussalem. Menurutnya, langkah AS ini mengganggu proses perdamaian dan juga mengancam kedamaian di kawasan itu sendiri.

“Kami bersama rakyat Indonesia akan berjuang dengan rakyat Palestina dan Palestina akan selalu ada di helaan nafas diplomasi Indonesia,” kata Jokowi.

Sebelumnya, AS sudah memproklamirkan bakal memajukan kepindahan kedutaan besar ke Yerussalem dari tahun depan menjadi tahun ini. Upacara peresmian kepindahan itu akan berlangsung pada 14 Mei 2018 dan bertepatan dengan 70 tahun berdirinya Israel.

Sementara itu, di Jakarta, massa aksi 115 “Indonesia Bebaskan Al-Quds” terus berdatangan sejak Jumat (11/5) dini hari menjelang salat subuh berjamaah di Masjid Istiqlal. Mereka menggunakan atribut serta membawa bendera Palestina.

Pengamanan gabungan dari TNI/Polri dan Satpol Pamong Praja tampak ketat menjaga Balai Kota DKI Jakarta di Jalan Merdeka Selatan.

Petugas TNI/Polri dan Satpol PP terlihat berjaga-jaga. Kedutaan Besar AS, yang berada di depan Istana Wakil Presiden dan bersebelahan dengan Balai Kota, sudah dipasangi gulungan kawat baja berduri dan dijaga petugas dari TNI dan Polri.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close